CIANJUR-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, meminta agar Ibu Rumah Tangga (IRT) rutim melakukan tes Voluntary Counselling and Testing (VCT). Karena dari 168 pengidap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), sekitar 40 persen merupakan dari kalangan ibu-ibu.
Pengelola Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Cicih Kurniasih menjelaskan, penyumbang ODHA di tahun ini paling banyak dari Laki seks Laki-laki (LSL) dan kedua merupakan IRT.
Ia menuturkan, Kerentanan IRT terkena HIV/AIDS biasanya karena tertular oleh suami yang sering melakukan seks begonta-ganti pasangan.
“Biasanya begitu, karena tertular suaminya yang sudah terkena HIV akibat seks bergonti-ganti pasangan,” katnya, Senin (23/12/2019).
Menurutnya, tidak sedikit juga yang menularkan lagi ke anaknya ketika lahir, karena tidak melakukan pengecekan pada saat tertular virus tersebut, sehingga anaknya yang menjadi korban.
“Bagi para ibu rumah tangga lebih baik secara rutin memeriksakan diri dan melakukan tes VCT agar bisa mendeteksi dini jika tertular HIV/AIDS. Dengan begitu bisa dilakukan pencegahan supya ketika hamil dan melahirkan, anak tidak mengidap HIV,” ujarnya.
Cicih berharap, momentum hari ibu ini dimanfaatkan untuk perlindungan pada kaum ibu dari penularan HIV/AIDS, dan sadar untuk melakukan tea VCT.(zie/zak)
