Ditanya Soal Penyertaan Modal Rp150 Miliar dan Tunggakan Pajak, Ini Kata Dirut PDAM Tirta Tarum

Dirut PDAM Tirta Tarum, M. Sholeh (tengah). (Foto : Latif/Praja).

KARAWANG-Disebut-sebut bakal menerima penyertaan modal dari Pemkab Karawang dengan total sebesar Rp150 Miliar (secara bertahap), Direksi PDAM Tirta Tarum mengaku hingga tahun 2018 baru menerima penyertaan modal sebesar Rp61,3 miliar.

“Untuk kepemimpinan kami satu tahun berjalan ini menerima penyertaan modal sebesar Rp5 miliar dan itu digunakan untuk penguatan jaringan di daerah Citra Kebun Mas, Klari,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Tarum, M. Sholeh, dalam acara konferensi pers #1 Tahun Merajut Benang Kusut Menjadi Prestasi di Aula Kantor PDAM Tirta Tarum, Senin (26/8/2019).

Soleh menjelaskan, terkait dividen (bagi hasil) untuk tahun penyertaan modal tahun 2018 (Rp5 miliar) itu sebesar Rp1,9 miliar yang akan diberikan pada Rapat Umum Pemegang Saham Daerah (RUPD).

Baca juga : Usai Bayar PBB, PDAM Bakal Cek Data Tunggakan Pajak Sebelumnya

Namun, sambungnya, lantaran kepemimpinan sebelumnya selama dua tahun (2016-2017) tidak pernah mengadakan RUPD, maka pihaknya menanggung dividen sebesar Rp6,3 miliar.

“Jadi dividen Rp6,3 miliar jadi beban kami yang harus dibayarkan, sementara masa kami dividen sebesar Rp1,9 miliar yang akan diberikan pada saat RUPD mendatang,” bebernya.

Sementara terkait kabar tunggakan pajak, Sholeh memastikan pada masa kepemimpinannya tidak ada tunggakan pajak alias lunas. Sedangkan tunggakan pajak PDAM terjadi pada masa kepemimpinan sebelumnya. Tercatat tunggakan pajak pada tahun 1996, 1997, 1998, 2007 dan 2017.

“Kalau mau diungkit, ya seharusnya direksi sebelumnya,” dalihnya.

Baca juga : Terdampak Pemadaman Listrik Massal, PDAM Tirta Tarum Mengaku Rugi Rp500 juta

Namun demikian, pihaknya komitmen akan membayar tunggakan pajak kepemimpinan sebelumnya dengan catatan tagihan sudah clear (jelas bukti utangnya-red).

“Bila sudah jelas, kami bayar karena kami mampu. Keuangan PDAM sehat kok,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment