Disdukcapil Cianjur Kekurangan Stok Blanko E-KTP

Dundi Syahron Fajar

CIANJUR-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kekurangan stok blanko untuk pencetakan KTP elektrik yang di distribusikan Dirjen Kependudukan. Sehingga menggantikannya dengan Suket.

Kabid Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan, Dundi Syahron Fajar, mengatakan, stok yang diberikan Dirjen Kependudukan masih minim sehingga harus mengganti dengan suket yang tupoksinya masih sama.

“Masih minim hanya 500 blanko yang diberikan Dirjen Kependudukan untuk Kabupaten Cianjur, karena Dirjen kependudukan harus membagi rata dengan Kabupaten/Kota lainnya,” kata Dundi.

Baca juga : Gay, Penyumbang Terbesar Penularan AIDS di Cianjur

Dundi menjelaskan, stok blanko yang ada di Dirjen Kependudukan pun diperkirakan sudah minim, sebab belum ada lagi pencetakan blanko e-KTP. Menurutnya, pendistribusian blanko akan normal kembali di tahun 2020 nanti.

“Kami juga mendapat informasi untuk 2020 pendistribusian blanko akan normal kembali. Untuk saat ini dari pihak Dirjen pun melakukan perubahan di pendistribusian blanko untuk Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, meskipun stok blanko minim, tetapi untuk proses perekaman terus dilakukan, seperti pada saat kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur (CNL)

Baca juga : Mabes Polri Grebek Produsen Mie Berformalin di Cianjur

“Stok blanko sudah minim untuk di lingkungan kantor dinas saja sudah tidak cukup. Sehingga di kegiatan CNL tidak lagi mencetak e-KTP melainkan diganti sementara dengan Suket,” jelasnya.

Ia menuturkan, meskipun proses percetakan e-KTP terbatas, namun pelayanan terus dilakukan, karena pelayanan Disdukcapil tidak hanya e-KTP saja, masih ada KK, dan akte kelahiran yang bisa dicetak.

“Saya berharap masyarakat dapat memahami terkait kekosongan atau minimnya blanko, sehingga bila diganti dengan suket tidak heran dan tidak takut tupoksinya berbeda,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga

Leave a Comment