
Plt Bupati Herman Suherman lantik relawan tangguh bencana.
CIANJUR-Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menetapkan status siaga kebencanaan banjir dan longsor. Sebanyak 1.800 relawan tangguh bencana disiapakan dan disebar ke seluruh wilayah Cianjur.
Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan, mengatakan, penetapan status kebencaan banjir longsor tersebut dilakukan setelah diadakannya rapat bersama antara seluruh kabupaten/kota dengan BPBD Jabar.
“Status siaga bencana banjir longsor tersebut bakal berlaku hingga Mei 2020 nanti atau selama tujuh bulan terhitung satu bulan yang lalu,” katanya saat dihubungi melalui telpon selular, (12/12/2019).
Baca juga : Diterjang Puting Beliung, Belasan Rumah di Cianjur Rusak
Ia mengatakan, atas penetapakan status siaga bencana tersebut, BPBD akan segera berkomunikasi dengan intasi dan dinas terkait untuk mewaspadai dampak bencana saat memasuki musim penghujan.
“Selain berkoordinasi dengan dinas terkait, kami pun telah melakukan sosialisasi kebencaan ke setiap warga dan mengimbau warga yang berada diwilayah rawan bencana untuk segera melapor apabila telah terlihat adanya gejala bencana alam,” ucapnya.
Menurutnya, untuk seluruh pemerintah desa telah diimbau untuk kembali mengfungsikan pos kamling agar dapat memudahkan atau mengurangi dampak bencana. Sejauh ini juga Pemkab Cianjur telah membentuk sebanyak 1.800 relawan tangguh bencana dan disebar ke seluruh wilayah Cianjur.
Baca juga : Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon di Jalan Protokol Cianjur Tumbang
“Kami berahap peran relawan tangguh itu bisa maksimal, sehingga jika terjadi bencana, dampaknya bisa diminimalisir,” tandasnya. (zie/tif).
