
Usaha bengkel motor yang dibuka Sapto setelah menjadi korban PHK
BEKASI-Seorang korban PHK pabrik kosmetik asal Bekasi Timur, Sapto (40) tidak kehilangan cara untuk bisa tetap mendapatkan pengasilan di tengah pandemik Covid-19. Ia membuka jasa service sepeda motor dan barang elektronik dan mempromosikan usahanya itu melalui media sosial.
Sapto mengaku terpaksa harus banting stir membuka usaha jasa service karena pasca di PHK cukup kesulitan mendapatkan pekerjaan. Bahkan, profesinya sebagai ojek online pun harus terhenti akibat pandemik Covid-19. Sementara ia memiliki tanggung jawab untuk menafkahi keluarga kecilnya serta membayar sewa kontrakan tempat tinggalnya.
“Habis kena PHK, enggak bisa mudik, jadi ya sudah begini ini. Yang penting ada pemasukan buat sehari-hari,” kata Sapto seperti dilansir Ayobekasi, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga: Karyawan Positif Covid-19, Dua Pabrik di Bekasi Ditutup
Bapak dua anak tersebut tak menyangka akan terkena PHK. Bingung di awal, Sapto kemudian bangkit. Dia tak bisa meratapi nasib terus menerus.
“Pikiran sempat blank gitu, ke depan mau gimana ini. Alhamdulillah saya punya kemampuan benerin mesin, saya coba cari rejeki di sini,” ungkap dia.
Nasib baik berpihak pada dia. Pelan tapi pasti kantongnya mulai terisi. Selalu ada saja yang minta bantuan Sapto memperbaiki ini dan itu.
“Saya enggak pernah pasang tarif gimana-gimana karena yang minta bantuan kebanyakan teman dan tetangga, tapi alhamdulillah pemasukan lebih baik. Ada harapan gitulah,” pungkasnya.(red)
