
KARAWANG-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membantu penyelesaian masalah investasi yang dihadapi oleh para pelaku usaha. Kegiatan ini dihadiri oleh enam pelaku usaha yang memiliki berbagai permasalahan terkait investasi, baik dari aspek lingkungan, ketenagakerjaan, hingga perindustrian.
Koordinator Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) DPMPTSP Karawang, Asep Buchori mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. “Kami menghadirkan dinas teknis terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Provinsi Jawa, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang untuk mencari solusi konkrit atas permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha,” ujar Asep, Kamis (3/10) di Hotel Brits Karawang.
Menurutnya, sinergi antar instansi sangat penting untuk memastikan semua persoalan dapat terselesaikan dengan baik. “Setiap instansi memiliki peran strategis dalam menyelesaikan masalah yang spesifik, misalnya DLHK terkait perizinan lingkungan, Wasnaker mengenai permasalahan ketenagakerjaan, dan Disperindag yang menangani isu perindustrian,” lanjut Asep.
Dalam FGD tersebut, para pelaku usaha diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi secara langsung. Masalah-masalah yang diangkat antara lain terkait perizinan lingkungan, regulasi ketenagakerjaan, serta kendala distribusi dan produksi. Setelah itu, para perwakilan dinas teknis memberikan pemaparan solusi dan rencana tindak lanjut untuk masing-masing masalah.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini, pelaku usaha bisa mendapatkan kepastian solusi dan dapat terus berinvestasi di Karawang tanpa hambatan yang berarti,” tutup Asep.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari para pelaku usaha yang hadir, karena dinilai mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang mereka hadapi dalam menjalankan investasi di Karawang.(zak)

