Bagi Kerabat, Habib Mustofa Al-Jufri Dikenal Humoris dan Bermental Pejuang

Habib Ridho bersama kerabat dekat lainnya dari Alm. Habib Mustofa Al- Jufri usai selasai acara pemakaman

PURWAKARTA – Almarhum Habib Mustofa Al-Jufri selain dikenal jemaahnya sebagai penceramah kondang juga dikenal keluarganya sebagai sosok humoris, dermawan hingga bermental pejuang.

Pria yang lahir di Desa Plered, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta pada 16 januari1972 silam tersebut, lahir dari sosok seorang ibu bernama Syarifah Nenah dan ayah bernama Habib Hamid bin Abdurachman Al Jufri.

Habib Abu Bakar yang merupakan adik sepupu almarhum menuturkan, sejak umur 5 bulan ayah almarhum yang sejak itu baru berumur 27 tahun meninggal dunia. Dan Almarhum mempunyai seorang kakak perempuan. Sejak usia bayi tersebut, almarhum hidup tanpa sosok seorang ayah.

“Jadi almarhum tidak mengenal sosok ayah, karena sejak bayi sudah ditinggal dan hidup mandiri dengan hanya mendapat asuhan dari seorang ibu dan kakak perempuannya,” tutur Habib Abu Bakar kepada Prasastijabar.com saat ditemui di rumah duka. Rabu, (20/11/2019).

Baca Juga: Hadiri Pemakaman, Ini Kesaksian Bupati Cellica Soal Almarhum Habib Mustofa Aljufri

Setelah menyelsaikan sekolah hingga tingkat SMP di Plered, Habib Mustofa Al- Jufri pun melanjutkan sekolah dan pesantren di salah satu Yayasan di daerah Pandaan Jawa Timur.

“Sekitar 7 tahun disana atau sekitar tahun 1997 almarhum kembali ke Plered dan mulai berdakwah hingga kini,” ujarnya.

Sejak dulu, ditambahkan Habib Abu Bakar, Almarhum tidak pernah mengenal kata lelah dalam melakukan syiar agama.
Bahkan terkadang sampai tidak memperhatikan kesehatan atau pun waktu istirahat.

“Dia itu benar benar mental pejuang, saat jadwal ceramah padat pun, dia tetap berangkat baginya umat adalah segalanya,” kenang Habib Abu Bakar.

Baca Juga: Membludak, Ribuan Jemaah Almarhum Habib Mustofa Aljufri Takziah ke Rumah Duka

Sementara kerabat lainnya, Habib Ridho atau yang akrab dipanggil Habib Cecep, Almarhum tipe orang mudah bergaul dan humoris terhadap siapapun. Habib Ridho mengaku ia sudah bersama Almarhum sejak masih kecil.

“Saya kenal betul beliau sampai saya sering tidur bersama waktu kecil. Beliau orang yang sangat baik, orangnya menyenangkan, humoris dan baik terhadap siapapun,” katanya.

Ditambahkan Habib Ridho, Almarhum juga dikenal sebagai sosok dermawan dan selalu menjadi penolong bagi yang sedang kesulitan.

“Saya pernah lagi kesulitan coba pinjam uang sampai ratusan juta rupiah, dan tanpa pikir panjang saya langsung dikasihnya, terus ada kebiasaan yang diwarisi dari almarhum ayahnya salah satunya yaitu jika kita bertamu ke rumahnya, harus makan. Jadi kalau ada tamu, pokonya harus makan dulu baru boleh pulang,siapapun itu tamunya,” terang Habib Ridho sambil tersenyum.

Sementara saat akan dimandikan, ungkap Habib Ridho, Wajah dari Habib Mustofa Al- Jufri terlihat sedang tersenyum. Hal tersebut sebagai salah satu tanda jika meninggalnya almarhum dalam keadaan husnul khatimah.

“Saya lihat wajah beliau begitu berseri dan terlihat seperti tersenyum, beliau memang orang baik dan insyaalah ahli syurga dan meninggal dalam husnul khatimah,” terangnya.

Diketahui, Habib Mustofa Al- Jufri wafat di usia 47 tahun dengan meninggalkan satu istri dan dua orang anak.

“Anak pertama perempuan saat ini berumur 14 tahun dan anak kedua laki- laki berumur 13 tahun,” pungkas Habib Ridho.(wes/zak)

Baca juga