
Kasat lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Triyono Putra
CIANJUR – Satuan Lalu lintas Polres Cianjur, bakal tempatkan sejumlah petugas di titik rawan kemacetan dalam mengatasi percobaan jalur 21 yang akan dilaksanakan oleh Polres Bogor pada 27 Oktober hingga 3 November.
Kasat lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Triyono Putra, menjelaskan rencana pengamanan jalur 21 akan dilaksanakan Polres Bogor. Program uji coba tersebut diinisasi Kementerian Perhubungan darat.
Uji coba lajur tersebut akan dimulai dari pos polisi gadog hingga pertigaan taman safari. Dua lajur yang naik akan dilaksakan pada pukul 03.00 hingga 13.00 WIB, kemudian dari 13.00 sampai 15.00 WIB pengosongan lajur kedua dipersiapkan nantinya untuk dibuka pada saat pukul 15.00 jalur dua turun hingga 20.00 wib.
“Meskpun uji coba tersebut dilaksanakan di wilayah Bogor, oleh karena itu bakal berimbas ke wilayah Cianjur, dengan sistem jalur one way saja kemacetan bisa masuk ke perbatasan Cianjur, apalagi dengan memberlakukan jalur 21,” kata dia, Selasa, (22/10/2019).
Namun pada prinsipnya, kata dia, Satlantas Polres Cianjur siap dalam mengatasi percobaan jalur 21 tersebut dengan menempatakan sejumlah petugas dibeberapa lokasi titik rawan kemacetan, seperti disimpang tiga Hanjawar dan Cibodas.
“Selain itu juga kami akan menurunkan unit patroli mobile, untuk mempertahankan supaya antrian tersebut tetap satu lapis, dan tidak memakan jalur yang berlawan, dan akan ditekan kepada roda dua,” ucapnya.
Pihaknya pun akan meminta bantuan Dinas Perhubungan (Dishub) Cianjur, pada saat uji coba tersebut berlangsung, agar dapat mengevalusi bersama terkait dengan dampaknya.
“Uji coba itu bersifat tidak baku, apabila terjadi penguncian lajur Polres Cianjur dan Bogor bakal memberlakukan one way kembali. Dalam waktu dekat pun kami dengan Satlantas Polres Bogor akan segera melaksanakan rapat bersama untuk mengkaji lajur 21 dan one way,” pungkasnya. (zie/Naz)
