RSUD Karawang Turun Kasta, Ini Tanggapan Mantan Direktur

RSUD Karawang tampak dari depan.

KARAWANG-Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) belum lama ini menurunkan ‘kasta’ Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang dari ‘kasta’ paripurna (bintang lima-red) menjadi ‘kasta’ utama (bintang empat-red).

Mantan Direktur RSUD Karawang, dokter Asep Hidayat Lukman, sangat menyayangkan adanya penurunan kasta RSUD Karawang. Padahal, pada masa kepemimpinannya pihaknya telah bersusah payah meraih bintang lima.

“Iya betul, disayangkan sekali, bukan ditingkatkan atau dipertahankan, eh malah turun,” katanya kepada Prasastijabar.com, Rabu (27/11/2019).

Baca juga : Advokat Ini Sebut Perda Ketenagakerjaan Karawang Abal-Abal

Menurutnya, akreditasi itu potret suatu kondisi rumah sakit apakah mutu layanan dan keselamatan pasiennya dijamin baik oleh rumah sakit tersebut atau tidak, apalagi RSUD Karawang dijadikan rujukan regional,

“Jadi aneh ‘kan orang akan merujuk ke sarana kesehatan yang tidak bisa menjamin mutu layanan dan keselamatan pasien,” ungkapnya yang kini jadi direktur rumah sakit swasta.

Dokter Asep menyarankan, agar semua unsur majemen sebagai motor penggerak RSUD Karawang harus dievaluasi. Ketidakkompakan dan disiplin di dalam manjemen dan juga antara manajemen dan staf medis.

Baca juga : Dilantik Beberapa Jam, Kapolres Karawang Langsung Dihadapkan Pertikaian Ormas

“Itu pasti ada (masalah-red) yang terjadi, ada sesuatu di dalamnya yang kita tidak tahu masalahnya,” ujarnya.

Dokter Asep kembali menegaskan, agar semua unsur baik manajemen dan unsur staf medis menjalankan semua tupoksinya dan kompak yang dikoordinir oleh direktur dan semuanya harus sepakat untuk menjadikan RSUD Karawang menjadi terbaik.

“Karena mereka harus menyadari bahwa RSUD-nya dijadikan tumpuan harapan, rujukan dari semua rumah sakit yang lainnya yang tidak bisa dilakukan oleh rumah sakit lainnya,” tandasnya.

Sementara aktivis GRPK, Benk Stallone, mengatakan, dengan adanya penurunan akreditasi RSUD Karawang dari paripurna ke utama menunjukkan adanya penurunan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien yang ada di RSUD Karawang sebagai rumah sakit rujukan regional untuk wilayah Karawang, Purwakarta, Bekasi dan Subang.

“ini merupakan tamparan keras buat Bupati Karawang atas kinerja anak buah dan jajarannya di RSUD Karawang dengan menempatkan pejabat yang tidak profesional,” ucapnya.

Sementara hingga berita ini rilis, Direktur RSUD Karawang, Sri Sugiharti, belum bisa dimintai keterangan oleh Prasastijabar.com. (red).

Baca juga