
Polisi cek TKP peristiwa angin kencang di Kecamatan Maniis.
PURWAKARTA-Sejumlah rumah warga rusak parah setelah tertimpa pohon tumbang saat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang di Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta. Senin, (25/11/2019) petang.
Kapolsek Maniis AKP Suparlan menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18 : 30 Wib, selain mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah warga, dalam peristiwa tersebut juga mengakibatkan sejumlah perusahaan kandang ayam warga rusak berat bahkan ambruk.
“Akibat kencangnya angin tersebut, setidaknya ada 5 rumah warga dan 6 kandang ayam rusak berat,” tutur Suparlan, saat dihubungi melalui selulernya.
Menurut data yang dihimpun Polsek Maniis, peristiwa itu terjadi di Kampung Cisurupan RT 22 RW 05, Desa Sinargalih, dan Kampung Cidahu RT 16 RW 05, Desa Tegaldatar.
“Di Cisurupan rumah Ibu Nenah (50) mengalami keruksakan pada atap rumah tertimpa pohon kelapa, rumah ke dua milik Ibu Beah (60), yang mengalami keruksakan pada atap rumah tertimpa pohon rambutan. Sedangkan rumah milik Mansur (42), Dian (38) dan Nuriah (40) mengalami keruksakan pada atap rumah,” ungkap Suparlan.
Sementara di Kampung Cidahu RT.16/05, Desa Tegaldatar sejumlah kandang ayam rusak berat disapu angin kencang itu.
Baca juga : Diguyur Hujan Deras, Tembok Penahan Tebing di Wanayasa Ambrol
“Ada 6 kandang ayam mengalami kerusakan, seperti halnya 3 Unit kandang ayam milik Hj. Cue (62) dan 1 Unit kandang ayam milik Hj. Euis (54) roboh, kandang dalam keadaan kosong,” ujarnya.
Sedangkan, tambah Suparlan, Sebanyak 2 unit kandang ayam mengalami kerusakan sebagain atap roboh milik H. Adnan (59), sehingga mengakibatkan sebagian ayam mati.
Diketahui, selain menghantam pemukiman warga, angin kencang juga dikabarkan turut merusak sejumlah kolam jaring ikan di perairan danau waduk Cirata.
“Beruntung tak ada Korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, untuk kerugian material masih belum bisa di prediksi dan dalam pengecekan termasuk berapa jumlah kolam jaring ikan yang ruksak,” singkatnya. (wes/dn)
