Warga Rawamerta Nyaris Jadi Korban Begal Bersenjatakan Samurai

Heri.

KARAWANG-Warga yang ingin melintasi jalur Tegalsawah-Rawamerta pada malam hari perlu waspada. Pasalnya, jalur tersebut kini mulai rawan begal. Seorang warga Desa Cibadak, Kecamatan Rawamerta, Heri (36), nyaris jadi korban begal bersenjatakan samurai di Tegalsawah, Karawang Timur, Rabu (9/10/2019) malam.

Menurut Heri, dirinya nyaris jadi korban begal ketika ia hendak pulang dari kantor pada Rabu (9/10/2019) sekira pukul 23.00 WIB. Saat melintasi Desa Tegalsawah menuju Rawamerta dengan mengendarai motor Honda Beat, Heri dihadang begal berjumlah dua orang.

“Pelakunya ada dua orang dengan mengendarai motor bebek sport semacam Satria FU warna hitam tanpa plat nomor,” kata Heri kepada Prasastijabar.com, Kamis (10/10/2019).

Baca juga : Diduga Dibunuh, Wanita Kulit Putih Tak Berbusana Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Omega

“Pelaku sudah menunggu saya di depan. Waktu itu daerah sekitar sudah sangat sepi,” timpal Heri.

Heri menuturkan, ketika dihadang begal, ia langsung menjatuhkan motornya dan mencabut kuncinya lalu memasukkannya ke kantong celana. Saat salah satu begal mengancamnya dengan samurai agar dirinya menyerahkan kunci motor, Heri lebih memilih melawannya dengan tangan kosong.

“Ketika pelaku mengayunkan samurai, saya tangkis pakai tangan kiri dengan tas berisikan laptop, lalu tangan kanan saya berhasil memukul begal sampai jatuh,” ucap Heri.

Saat pelaku begal terjatuh, Heri bermaksud menyerangnya kembali. Namun ia melihat pelaku begal satunya lagi maju menghampirinya, sehingga Heri memilih mundur selangkah.

Baca juga : Nahas, Mayat Perempuan di Hotel Omega Ditemukan Terikat dan Penuh Memar

“Tapi ternyata pelakunya yang lain mengajak temannya untuk kabur tinggalkan saya,” ujarnya.

Heri menjelaskan, kedua pelaku memiliki ciri, yang membawa motor berperawakan kecil, wajahnya tertutupi helm full face. Sementara yang membawa samurai berperawakan cukup besar dan berambut potongan cepak.

“Yang nyerang saya tidak pakai helm, cuman pakai syal menutupi mulut dan hidungnya,” ungkapnya.

Heri berharap, jalur Tegalsawah-Rawamerta ditingkatkan patroli keamanannya oleh warga dan aparat setempat agar warga yang melintasi jalur tersebut merasa aman ketika melintasinya di malam hari.

Baca juga : Operasi Skala Besar, Polres Karawang Amankan Puluhan Preman dan PSK

“Semoga tidak ada lagi kejadian begal di jalur Tegalsawah-Rawamerta,” pungkasnya. (red).

Baca juga