KARAWANG-Owner Koffie Hideung, Saung Koffie Hideung, dan Media Online Prasasti Jabar menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Dusun Pangasinan dan Kampek, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.
Bantuan disalurkan langsung kepada warga yang rumahnya sudah 8 hari terendam banjir. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan warga korban banjir yang tidak bisa mencari nafkah akibat bencana yang menerjang dusunnya.
“Bantuan ini untuk meringankan saudara kita yang tidak bisa beraktivitas seperti biasa karena banjir. Kami pastikan bantuan sampai kepada mereka yang belum tersentuh bantuan dari pihak lain. Sebab kami menyalurkan nya secara door to door,” ujar H. Saepul Riki, owner perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata dan media itu, Sabtu (4/3/2023).

Menurut Riki, bantuan yang disalurkan mamang hanya bersipat insidentil ketika bencana banjir tiba. Dia berharap, pihak pemerintah menemukan solusi agar benjir langganan yang menerjang Desa Karangligar bisa diatasi secara permanen.
Artinya, di masa mendatang tidak terjadi lagi bencana banjir yang menerjang Desa Karangligar. “Selama ini solusi dari pemerintah hanya bersipat sementara yakni membuat dapur umum dan menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir. Padahal, yang harus dilakukan pemerintah adalah melakukan tindakan agar banjir agar tidak terjadi lagi di Karangligar,” ucap H. Riki.
Hal senada dikatakan warga terdampak banjir asal Dusun Pangasinan, Agus Tohaeri. Menurutnya, yang diinginkan warga Pangasinan adalah terbebas dari bencana banjir selamanya.
“Bukan kami tidak butuh logistik, tapi kami berharap benacana banjir tidak lagi menerjang Dusun kami. Tolong pemerintah perhatikan hal ini,” katanya.(red)
