
Daftar 30 nama korban keracunan, selain nama-nama tersebut masih ada korban lain
KARAWANG-Sedikitnya 41 warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel keracunan gas klorin yang diduga berasal dari pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 yang berlokasi di desa mereka. Beberapa warga bahkan ada yang tak sadarkan diri dan menderita mual serta lemas.
Keracunan gas klorin memang kerap dirasakan warga Wancimekar ketika pabrik Pindo Deli 2 mengalami masalah. Juni 2021 lalu pabrik yang sama sempat dicabut izin operasinya oleh Pemkab setempat setelah plant caustik sodanya mengalami kebocoran dan meracuni warga sekitar.
Kini peristiwa itu terulang kembali. Puluhan warga terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Rosela setelah mengalami keracunan gas klorin dari pabrik PT Pindo Deli 2. Mereka mendapatkan perawatan intensif, tapi 20 orang di antaranya telah diperbolehkan pulang.
Humas PT Pindo Deli, Andar Tarihoran membenarkan adanya peristiwa itu. Dia penyebutan kebocoran terjadi sekira pukul 07.00 WIB karena adanya pembakaran yang tidak sempurna.
“Ini di luar kendali kami. Tapi bukan kebocoran juga bukan juga peristiwa fatal. Secara teknis pembakaran tidak sempurna sehingga gas klorin ke luar dari corong pembuangan di atas,” ujar Andar.
Dijelaskan, memang ada warga yang sempat dibawa ke rumah sakit, tapi sedikit demi sedikit mereka sudah kembali pulang. “Atas kejadian ini kami minta maaf. Yang pasti kami bertanggungjawab penuh atas peristiwa ini, ” katanya.
Menurut Andar, masyarakat terdampak sudah diobati. Selain itu pihak Pindo Deli juga sudah berkoordinasi dengan aparat tingkat desa, Polsek dan Kecamatan Ciampel.
Dia berharap tidak ada masyarakat yang harus dirawat di rumah sakit. “Memang ada warga yang lemas dan pingsan. Tapi kini udah pulih,” katanya.
