Setelah Nama Bupati dan Wakil Bupati, Giliran Sekda Dicatut Penipu

KARAWANG-Pejabat tinggi Kabupaten Karawang kini menjadi sasaran pencatutan nama. Dengan mengaku-ngaku sebagian bupati, wakil bupati, dan Sekda, pencatut menghubungi sejumlah pengurus pondok pesantren dan menyatakan akan mengirim bantuan.

Selanjutnya pencatut minta nomor rekening dengan dalih untuk mempermudah pengiriman bantuan. Yang pasti batuan tersebut tidak pernah ada.

“Pokoknya hati-hati kalau ada pesan Whats App yang mengaku sebagai pejabat Pemerintah Kabupaten Karawang. Hal tersebut dilakukan oleh para penipu,” ujar Sekda Karawang Acep Jamhuri, yang meresa namanya telah dicatut seseorang.

Dijelaskan, pelaku pencatutan menggunakan foto Acep Jamhuri dengan menggunakan nomor telepon 0821-4312-5945.

Dalam pesan Whats App, Sekda palsu itu menawarkan sejumlah bantuan kepada pengurus pesantren, kemudian pelaku meminta data rekening lembaga.

Acep pun memastikan jika hal tersebut merupakan penipuan yang dilakukan oleh pelaku kriminal untuk mendapatkan keuntungan tertentu.

“Belakangan ini ada oknum yang mengatasnamakan saya selaku Sekda Karawang menghubungi para pengurus Pompes untuk kepentingan tertentu. Saya pastikan itu bukan nomor saya,” kata Acep,
Senin (7/3/2022).

Acep meminta, bagi warga Karawang yang mendapatkan pesan dari Sekda palsu itu untuk tidak direspon agar menghindari hal yang merugikan.

Hal serupa sebelumnya menimpa Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepulloh. Nama mereka dicatut pihak tertentu guna menjebak korban penipuannya.(red)

Baca juga