
KARAWANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang resmi memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Tak kurang dari 200 anak divaksin Covid-19 jenis Sinovac (CoronaVac Biofarma Covid-19) dosis pertama.
Pelaksanaan vaksinasi untuk anak dilakukan karena berdasarkan diagnosa ada anak usia 6-11 tahun yang terpapar Covid-19. “Berdasarkan data dari Pusat Data dan informasi per 8 Desember 2021, diketahui ada anak usia 6 hingga 12 tahub yang terpapar. Anak laki- laki mencapai 10%) dan perempuan 13%,” ujar Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana saat memantau pelaksanaan vaksinasi anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Senin (3/1/2022).
Menurut Cellica, data tersebut menunjukan anak usia 6 tahun sampai 17 tahun memang rentan terpapar virus Covid-19. Puncaknya adalah ketika varian delta, sejumlah anak di Karawang banyak yang terpapar virus corona.
Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sesuai dengan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI/ Indonesion Technical Advisory Group of Immunization).
Sementara itu, juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, dr Fitra Hergyana mengatakan, tujuan vaksinasi anak usia 6-11 tahun bertujuan mencegah sakit berat dan kematian pada anak yang terinfeksi.
Selain itu, lanjut Fitra, untuk mencegah penularan pada anggota keluarga dan saudaranya yang belum dapat divaksinasi atau yang mempunyai risiko terinfeksi. “Jumlah sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Karawang sebanyak 239.623 anak. Pemberian vaksin secara intramuskular di bagian lengan atas, dengan dosis 0,5 ml, diberikan sebanyak dua kali dengan interval minimal 28 hari. Anak yang divaksin juga wajib didampingi oleh orang tua/wali,” kata Fitra.
Dari pantaun di lapangan, anak yang mengikuti vaksinasi sebelumnya wajib mengikuti skrining terlebih dahulu. Setelah dinyatakan sehat anak tersebut batu disuntik vaksin.
Setelah di RSUD, vaksinasi anak akan digelar di sejumlah Puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya termasuk pos pelayanan vaksinasi di sekolah atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).
Pelaksanaan vaksinasi anak tersebut dihadiri Ketua Dewan Penasihat DWP Kemenkes RI, Ir. Ida Budi Sadikin, Sekretaris DP3A Provinsi Jawa Barat, Dr. Sisca Gerfianti, serta unsur Forkompimda Kabupaten Karawang.(red)
