Sulit Air Bersih, Korban Banjir Cianjur Manfaatkan Air Solokan untuk Cuci dan Masak

Banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur

CIANJUR-Korban banjir di Desa Pusakasari Kabupaten Cianjur, mengalami kesulitan air bersih. Bahkan mereka manfaatkan air selokan untuk mencuci dan masak.

Kepala Desa Pusakasari Kecamatan Leles, A Munawar, mengatakan, banjir bandang membuat sumber air bersih warga keruh bercampur lumpur. Sehingga warga kesulitan mendapat air bersih untuk mencuci dan memasak.

Sumber air yang masih bisa dimanfaatkan warga adalah selokan yang merupakan aliran dari kolam warga.

“Mau bagaimana lagi, sumber air keruh. Terpaksa untuk warga yang tinggal di dekat jalan utama, memanfaatkan air selokan untuk mencuci dan memasak,” ujarnya, Senin (5/10/2020).

Ia mengungkapkan, di Desa Pusakasari ada 300 warga yang terdampak banjir bandang. Sebagian besar membutuhkan bantuan air bersih.

“Kami berharap segera ada bantuan air bersih, utamanya untuk memasak dan mandi,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, warga juga kekurangan bantuan logistik berupa beras dan mie instan. Bantuan yang ada, hanya cukup untuk dua atau tiga hari ke depan.

“Warga di pengungsian juga butuh bantuan pakaian dan selimut,” ucap dia.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Irfan Sopyan, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi denfanninstansi terkait untuk mengirimkan bantuan air bersih dan logistik.

“Segera kami komunikasi yang supaya kebutuhan korban banjir bandang bisa terpenuhi,” pungkasnya.(wan/zak)

Baca juga