
Ilustrasi
CIANJUR-Empat orang sindikat pencurian dengan modus meminta sumbangan dari pesantren berhasil ditangkap oleh kepolisian di Kabupaten Cianjur. Mereka hampir dihakimi masa karena kepergok saat menjalani aksinya.
Penangkapan tersebut terjadi ketika seorang warga asal Perum Kota Baru Kecamatan Cilaku, Cianjur, kedatangan seseorang yang hendak meminta sumbangan pada Selasa (1/9/2020) petang.
M Fikri Ramdani (20) pemilik rumah sekaligus korban mengatakan, saat itu dirinya tengah rebahan di rumahnya, tiba-tiba terdengar suara handphone miliknya ada yang ngambil saat dicharge.
“Saat itu saya sedang tiduran di ruangan tengah, posisi handphone lagi di cas di ruangan depan tepatnya di atas galon. Kedengeran HP kaya ada yang nyabut dari casannya saya keluar dan melihat pelaku sudah berlari,” ujarnya, Selasa (1/9/2020).
Sontak ia pun langsung mengejar pelaku tersebut, saat itu pelaku langsung diringkus oleh beberapa warga yang membantunya. Saat ditanya ternyata pelaku tersebut tidak hanya seorang diri melainkan ada tiga orang lainnya yang diduga merupakan kelompok dari pelaku yang pertama.
“Pelakunya ada lima sih kang, tapi yang satu kabur. Itu udah dikerubuni sama warga dan hampir diamuk. Tapi untungnya polisi keburu datang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Cilaku Kompol S Lubis mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus dugaan pencurian dengan modus meminta sumbangan tersebut. Saat ini keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cilaku.
“Kita yang mendapatkan laporan tersebut langsung menuju TKP dan berhasil mengamankan empat terduga pelaku beserta beberapa barang bukti. Saat ini kita masih mendalami dari keterangan para korban dan memeriksa pelaku,” paparnya.
Sayangnya polisi tidak mendapati barang bukti ponsel milik warga di Perum Kota Baru Cilaku.
Ia menduga, barang bukti dibawa pelaku yang kabur. Tetapi, polisi mendapati informasi jika salah satu barang bukti yang diamankan merupakan ponsel milik warga di Kecamatan Cianjur yang juga hilang beberapa jam sebelumnya.
“Tadi dapat informasi jika ada beberapa lokasi. Dan ponsel yang diamankan informasinya merupakan milik korban asal Kecamatan Cianjur. Kami sedang koordinasi dengan Polsek Cianjur,” imbuhnya.(wan/zak)
