
Sejumlah peserta tengah melakukan iring iringan barongsai dan Joli
CIANJUR – Ribuan masyarakat dari sejumlah wilayah di Cianjur saksikan perayaan Cap Go Meh 2020 disepanjang Jalan Manggun Sarkoro, Kabupaten Cianjur pada Selasa, (11/2/2020) malam.
“18 hari setelah imlek, peryaaan Cap Go Meh memang selalu menjadi agenda rutinan, karena ini merupakan kebudayaan dari leluhur kita,” kata Ketua Panitia Cap Go Meh 2020 Lukas Santoso pada wartawan, (12/2/2020).
Ia menjelaskan, sebelum pawai kebudayaan untuk memeriahkan perayaan hari terakhir di tahun baru imlek, peserta dan seluruh panitia melakukan sembahnyang di Vihara Bhumi Pharsjai Jalan Mangunsarkoro.
Baca Juga : Satgas Pangan Cianjur, Segera Selidiki Penyebab Lonjakan Harga Bawang Putih
“Selain pawai barongsai, peserta juga melakukan iring-iringan patung dewa yang dibawa menggunakan tenda dewa atau sering disebut (Joli),” katanya

Sebenarnya perayaan cap go meh di Cianjur itu selalu dilaksanakan setelah 15 hari setelah hari raya imlek, namun karena ada sejumlah peserta dari luar daerah yang ikut serta seperti Sukabumi dan Bogor sehingga cap go meh dilaksanakannya setelah 18 hari pasca imlek.
“Sebelumnyakan kami mengikuti perayaan cap go meh di Sukabumi, dihari ini giliran Cianjur, dan selanjutnya kita dan daerah lain menjadi peserta di Bogor jadi pada dasarnya perayaan csp go meh itu untuk kebersamaan,” ucapnya
Santoso berharap, dengan perayaan cap go meh pasca hari raya imlek 2020 semoga Cianjur tetap damai dan sejahtra tidak ada keributan antar sesama umat beragama. (zie/dn)
