KARAWANG – Warga Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, mengeluhkan infratruktur penunjang pertanian. Hal itu disampaikan dalam reses ke 6 Anggota Fraksi PKB DPRD Karawang, Anggi Rostiana Tarmadi, Sabtu (7/12/2019) sore. Karena memang mayoritas warga desa ini merupakan petani.
Kepala Desa Kertawaluya, Yanto mengatakan, infrastruktur penunjang yang dibutuhkan antara lain perbaikan transportasi, perbaikan jalan hingga pembangunan jembatan.
“Masih ada sekitar 800 meter jalan dan satu jembatan yang perlu diberbaiki. Irigasi pun perlu normalisasi,” katanya.
Diungkapkan dia, kondisi jalan sebagai penunjang pertanian sangat menentukan terhadap harga gabah. Bagitu pun dengan kondisi saluran, yang akan mempengaruhi hasil panen.
Menanggapi hal itu, Anggi Rostiana Tarmadi mengatakan, saat ini masalah pertanian menjadi salah satu fokus kerja Komisi II DPRD Karawang. Termasuk masalah infrastruktur penunjang seperti sakuran irigasi, jalan hingga peralatan pertanian.
“Masalah pertanian yang berkaitan langsung dengan Komisi II menjadi fokus kami. Begitu pun soal infrastruktur penunjang, kami koordinasikan bersama Komisi III ini. Kami di DPRD juga berharap Karawang bisa mempertahankan titel Lumbung Padi,” papar Ketua Komisi II DPRD Karawang ini.
Setelah beberapa kegiatan Komisi II yang fokus terkait masalah pertanian pada 2019 ini, lanjut Anggi, pada 2020 pun program ini akan terus digalakan.
“Kami merespons cepat untuk masalah pertanian. Kami dorong agar pemerintah daerah, melalui lembaga terkait untuk bergerak cepat mengatasi semua masalah pertanian di Karawang,” tandasnya. (zak)
