KARAWANG – Kabupaten Karawang menjadi tuan rumah kongres seniman se-Jawa Barat, kongres seniman yang pertama ini di gelar di Hotel Swissbell Karawang, Kamis (18/11/2021).
Dalam kongres tersebut hadiri oleh perwakilan seniman dari 22 kabupaten dan kota, membahas perumusan raperda inisiatif tentang Seniman dan Kebudayaan Se-Jawa Barat sebagaimana amanat UU no 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.
Para seniman se-Jawa Barat dalam kongres tersebut dibagi menjadi 3 komisi, komisi I membahas tentang AD/ART, keorganisasian dan struktur pengurus, komisi II membahas Program Kerja Para Seniman dan Komisi III membahas tentang raperda perlindungan para pelaku seni
Jika menengok pada Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang lahir dalam rangka melindungi, memanfaatkan, dan mengembangkan kebudayaan Indonesia. Dari pembahasan kongres yang dilaksanakan dihasilkan 7 Bab dan 16 pasal dari pengembangan UU no 5 thn 2017.
Nace Permana, inisiator dan penggagas kongres seniman menegaskan, bahwa kongres seniman ini dilaksanakan untuk mencari solusi, dalam pemajuan kebudayaan dan kesejahteraan para seniman dan seniwati se-Jawa Barat.
“Dari kemarin kami melakukan sidang komisi, merumuskan raperda inisiatif perlindungan pemajuan kebudayaan di Jawa Barat,” ujar Nace Permana.
Dipaparkan oleh masing-masing komisi dan sudah diserahkan kepada pemerintah provinsi Jawa Barat, mengenai beberapa pasal terkait tentang bagaimana cara melindungi dan melestarikan seni budaya yang ada di Jawa Barat.
Salah satunya keinginan dari kongres tersebut adalah, adanya pemisahan dinas seni dan budaya dengan bidang lain yang menjadikan konsentrasi terhadap seni dan budaya menjadi lemah
Menurut Nace, kedepannya yang harus bertanggungjawab adalah pemerintah daerah, maka dibuatkan Perda yang bersifat kewajiban dan ketika pemerintah daerah tidak melakukan dan melaksanakannya isi perda tersebut, maka bisa digugat ada sanksi pidananya.
“Maka, perlindungannya harus dibuat regulasi, kalau hanya kebijakan biasa tanpa payung hukum takkan berarti apa apa,” tegas Nace. (Naz)
