KARAWANG-Tidak hanya di Bandung, kasus HIV/AIDS di Karawang pun mulai menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa. Beberapa di antaranya bahkan masih berstatus pelajar SMP.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Karawang, Yana Aryana, Rabu (31/8/2022). “Berdasarkan data kumulatif dari 1992 hingga 2022 ada 2.052 warga Karawang yang terinfeksi HIV/AIDS. Puluhan diantaranya pelajar dan mahasiswa,” katanya.
Dijelaskan, warga Karawang yang tertupar HIV/AIDS merupakan usia produktif yakni umur 20 hingga 29 tahun. Akan tetapi dari data itu juga ada pelajar dan mahasiswa.
“Angka kumulatif usia produktif yang terinfeksi itu ada 684. Untuk pelajar ada 28 orang dan mahasiswa 25 orang,” ucanya.
Dikatakannya, untuk penyebaran HIV/AIDS didominasi terjadi karena perilaku seks bebas.
Untuk itu, KPA Karawang selalu gencar melakukan sosialisasi mengenai HIV/AIDS mulai dari informasi tentang penyakitnya, penularannya, hingga penanganannya.
Pihaknya juga mulai menyasar remaja dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Seperti di sekolah-sekolah dan kampus.
“Kami masuk ke Majlis Taklim, ke kader posyadu, hingga di dunia kerja, kita masuk ke perusahaan juga untuk kegiatan sosialisasi,” ungkap dia.
Yana juga kembali menegaskan agar masyarakat menghindari seks bebas dan wajib setia dengan pasangannya. Kemudian jika mengalami gelaja HIV/AIDS untuk segera memeriksakan diri.
“Yang punya prilaku atau gejala ayo tes, semakin cepat semakin baik dalam penanganan, HIV sudah ada obatnya,” tandasnya.(red)
