Satu Bulan Terakhir, Ribuan Hektare Lahan Kekeringan Berkurang

Lahan sawah yang mengalami puso di Cianjur.

CIANJUR-Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hotikutura, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat dalam satu bulan terakhir jumlah lahan terancam kekeringan berkurang sekitar 3.517 hektar.

Namun jumlah lahan pertanian yang mengalami puso terus bertambah seluas 916 hektar dengan total keseluruhan menjadi 1.283 ribu hektar.

Kabid Produksi tanam pangan, Dinas Pertanian Cianjur, Henny Iriani Winata, mengatakan satu minggu terkahir sejumlah wilayah di Cianjur sudah mulai di guyur hujan

“Sehingga jumlah lahan pertanian yang teracam terkena dampak kekeringan berkurang dari 4.756 ribu hektar jadi 1.293 hektar atau berkurang 3.517 hektar,” katanya, Jumat (4/10/2019).

Baca juga : Polres Cianjur Siap Berantas Geng Motor

Namun kata dia, dalam satu bulan terakhir tercatat luas lahan yang mengalami fuso bertambah sekitar 916 hektar dan lahan yang mengalami kekeringan berat menjadi 840 hektar asalnya seluas 524 hektar.

“Saat ini kita tengah melakukan upaya untuk menyelamatkan lahan yang masih bisa ditanggulangi di sejumlah lokasi seperti di Kecamatan Agrabinta, Sukaluyu, Ciranjang dan Warungkondang,” ungkapnya.

Henny menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah mendirikan sebanyak 32 posko kekeringan, dan dikoordinasikan dengan petugas Koramil setempat dan didampingi oleh penyuluh dari Dinas Pertanian.

Baca juga : Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Cianjur Menurun

“Selain itu juga kita melakukan beberapa gerakan dilapangan seperti mengoptimalka sumber air yang ada dan pembersihan saluran irigasi,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga

Leave a Comment