
Tumpukan sampah di pinggir jalan utama di Kabupaten Karawang
KARAWANG-Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karawang, mempertanyakan kinerja DLHK. Hal itu karena dalam banyaknya sampah yang menumpuk di pinggir-pinggir jalan utama dan diantaranya bahkan memakan Badan Jalan.
“Pantauan kami di lapangan di Jalan Syech Quro Lamaran setidaknya ada dua Lokasi tumlukkan sampah yang sampai dengan siang tadi belum diangkut, padahal lokasinya berada di pinggir jalan raya yang padat pengguna jalan. Sebagai Kota yang mempunyai semboyan INTERASIH (Indah Tertib Aman Bersih) seharusnya semua pihak berusaha keras mewujudkan Semboyan itu tidak terkecuali DLHK,” ujar Ketua Pemuda Muhammadyah Karawang, Gustiawan, Rabu (4/3/2020).
Diungkapkan dia, lokasi tumpukkan sampah itu diantaranya ada yang dekat dengan sekolahan atau tepatnya di seberangnya. Hal itu dinilai akan sangta menganggu lingkungan sekolah dan proses KBM.
“Belum lagi Pemerintah mencanangkan program GERMAS yang tujuannya untuk meningkatkan kesehatan Masyarakat. Bagaimana mungkin hal ini akan terwujud jika tidak disadari bahkan oleh Dinas terkait sekalipun,” cetusnya.
Menurut dia, tumpukan sampah juga memunculkam ancaman berbagai penyakit akibat sampah yang berserakan.
“Jangan sampai sudah ada kasus penyakit, baik itu DBD, Malaria atau mungkin Corona yang sekarang tengah siaga baru semua pihak sibuk. Mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” ucap dia.
Pihaknya meminta DLHK untuk segera mengangkut sampah-sampah tersebut dan memberikan pembinaan kepada para pengelola sampah lingkungan agar memperhatikan kualitas layanan mereka.
“Selain itu kami juga memghimbau kepada Masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar keindahan dan kesehatan dapat diwujudkan,” pungkasnya.(red)
