fbpx

Sah, Pencak Silat Jadi Warisan Budaya Dunia Tak Benda

Pencak Silat.

KARAWANG-Perjuangan yang panjang dan cukup melelahkan akhirnya berbuah manis dengan ditetapkannya Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia milik Indonesia oleh UNESCO PBB pada 12 Desember 2019 di Bogota Columbia dalam sidang UNESCO dari tanggal 9-14 Desember 2019.

“Pengajuan ini sudsh lama, bahkan sejak zaman Pak Edi Nalapraya sebagai Ketum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kemudian sejak 2017 kami pulang pergi Perancis untuk menggelar penampilan Pencak Silat di sana dan terakhir pada September 2019 tampil di Gedung UNESCO disaksikan oleh 130 negara. Alhamdulillah mendapat apresiasi yang luar biasa,” kata Ketua Harian IPSI Jawa Barat, Sonny Hersona, kepada Prasastijabar.com, Rabu (18/12/2019).

Baca juga : Sejumlah Pimpinan Media Online Bermusyawarah Bentuk DPC MOI Karawang

Menurutnya, penetapan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia ini tentunya bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi merupakan awal dari perjuangan berikutnya untuk membuktikan kepada dunia bahwa Pencak Silat memang layak memperoleh predikat itu.

“Oleh karena itu kami khususnya IPSI Jabar telah berkoordinasi dengan Gubernur untuk membangun Kampung Silat dan itu direspon baik oleh Gubernur dengan memberikan lahan 10 ha di Kiara Payung Jatinagor,” ungkap akademisi Unsika ini.

Kata Sonny, Kampung Silat dibangun untuk menjadi tempat pelbagai program Pencak Silat, di sana akan dibangun Museum Pencak Silat , auditorium, pagelaran, dan lainnya yang akhirnya akan menjadi destinasi wisata.

Baca juga : Berguru di Youtube, Begini Cara Pelaku Mengubah Air Gun Menjadi Senpi

“Kita Indonesia dalam hal ini Pencak Silat harus menunjukkan potensi yang maksimal, karena setelah penetapan ini tentu akan banyak didatangi negara-negara luar yang ingin melihat kekhasan Pencak Silat. Bahkan kami sudah diminta untuk tampil di Bogota,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment