
Heri bersama adiknya.
CIANJUR-Heri Misbahudin (17), seorang remaja asal Pasir Kampung RT 002 RW 004, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur, terpaksa harus menjadi sebagai tulang punggung keluarga bagi ketiga adiknya.
Kedua orang tuanya yaitu, Nuryani (38), baru saja meninggal dunia sepekan lalu, sementara ayahnya, Maksum (45) meninggal sekitar 1,5 tahun lalu. Malang, keduanya meninggal dunia diduga karena digigit ular yang masuk melalui lubang di sekitar sudut rumahnya.
“Bapak meninggal dunia tahun lalu. Waktu itu habis pulang dari kebun, katanya kena gigit ular. Sakit dulu seminggu sebelum meninggal dunia,” kata Heri saat ditemui di rumahnya, Sabtu (19/10/2019).
Baca juga : Begini Kesaksian Suami Melihat Istrinya Tertimpa Pohon dan Terjebak di Dalam Mobil
Heri mengisahkan, sekitar satu minggu yang lalu ibunya meninggal dunia, lantaran terkena gigitan ular. Ibunya digigit pada saat terlelap tidur.
“Saat itu Ibu lagi tidur di rumah, jari kesakitan karena digigit ular dibagaian jari kelingkingnya dengan ular yang sama, dan masuk lubang rumah,” ucapnya.
Heri mengaku, sejak ayahnya meninggal dunia, ia memutuskan berhenti sekolah saat masih duduk di bangku kelas 2 SMP karena ia tak ingin menjadi beban keluarga, apalagi ibunya tidak bekerja.
Baca juga : Jelang Magrib Siswa SMP Tawuran, Satu Pelajar Terluka Parah Kena Clurit
“Lebih baik saya bantu ibu saja untuk cari uang untuk biaya sekolah adik-adik dan kebutuhan sehari-hari. Saya sama ibu bantu-bantu di kebun orang, angkut dan ngepak sayuran,” jelas dia.
Sejak ibunya meninggal, Heri kini tampil sebagai kepala keluarga bagi adik-adiknya, Riki (8), Rani (5) dan Ramdan. Ia mengurusi segala kepeluan ketiga adiknya dalam sehari-hari.
“Riki kan baru kelas 2 SD dan Rani baru masuk TK. Setelah mengantar sekolah saya asuh si bungsu, kalau ada tetangga yang mau asuh, saya cari uang (kerja),” katanya.
Sekarang Heri bersama ketiga adiknya telah diungsikan ke rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi rumah mereka. Sementara rumahnya kini telah dibongkar dan rencananya akan direnovasi oleh warga agar lebih layak dan aman. (zie/tif).
