Perumdam Tirta Tarum Karawang Sabet 3 Penghargaan Tingkat Nasional 2022

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bersama jajaran Direksi Perumdam Tirta Tarum seusai menerima penghargaan tingkat nasional

KARAWANG-Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Karawang menyabet tiga penghargaan BUMD Awards 2022. Padahal, beberapa tahun silam perusahaan air minum milik Pemkab Karawang itu pernah mengalami keterpurukan karena badai korupsi.

Semua jajaran direksinya mulai dari Dirut, Dirum, dan Dirtek periode sebelumnya bahkan sempat ditahan aparat penegak hukum. Hingga saat ini beberapa di antaranya masih menjalani hukuman di LP Sukamiskin, Bandung.

“Akhirnya perjuangan 3,5 tahun Perumdam Tirta Tarum mulai membuahkan hasil di tingkat nasional,” ujar Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum Karawang, M. Sholeh kepada wartawan, Rabu (20/4/2022).

Disebutkan, tiga penghargaan yang diterima Perumdam Tirta Tarum adalah Top Pembina BUMD dan diterima langsung Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Penghargaan berikutnya, Perumdam Tirta Tarum sebagai Top BUMD Bintang Empat, dan yang terakhir Top CEO BUMD yang diterima oleh Dirut Perumdam Tirta Tarum, M Sholeh.

Menurut Sholeh, penghargaan itu diraih berkat adanya sejumlah inovasi dalam bidang
digital berupa SiPAKAR (Sistem Pelayanan Air Karawang) telah membuat perubahan yang signifikan. Demikian juga dengan beberapa program promo, amnesti denda, pelanggan teladan, optimalisasi produksi, hingga hadiah kejutan telah mengantarkan Perumdam Tirta Tarum tembus 100.000 pelanggan yang merupakan kategori BUMD Air Minum kelas tertinggi di tanah air.

“Dengan menyandang Perumdam kelas besar, maka permasalahan dan tantangan yang dihadapi semakin kompleks. Apalagi di tahun 2022 ini telah dicanangkan sebagai tahun perbaikan kualitas baik kualitas produksi maupun pelayanannya. Hal itu pula yang akan menjadi tema Hari Ulang Tahun Perumdam Tirta Tarum ke-35 bulan depan, ” katanya.

Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Hotel Raffles Jakarta yang dihadiri oleh oleh beberapa
pejabat Negara baik dari Kemendagri, Kemenparekraf maupun dari Lemhannas RI.

“Tak mudah mempertahan prestasi di tengah pandemi covid-19, apalagi bersamaan dengan masa refocussing anggaran yang pasti akan berpengaruh terhadap BUMD juga,” kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.(red)

Baca juga