Pemkab Cianjur Bahas Ulang Biaya BPJS Bagi Warga Miskin

PLT Bupati Cianjur, Herman Suherman

CIANJUR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur akan segera bahas ulang terkait pembiayaan Badan Penyelenggaran Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi warga yang kurang mampu.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan sangat memberatkan terutama iuran bagi warga tidak mampu yang ditanggung oleh Pemerintah.

“Iya ada kenaikan, saat ini ada sekitar seratus ribuan orang iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh Pemerintah. Dari yang sebelum Rp23 ribu menjadi Rp 42 ribu,” kata dia, Minggu (3/11/2019).

Ia menjelaskan, khususnya untuk anggaran daerah tahun 2019 yang telah ditetapkan termasuk untuk anggaran perubahan. Sebab kenaikan iuran tersebut sudah berjalan sejak bulan Agustus, meskipun pembiayaannya baru akan berjalan optimal Januari 2020

“Kami akan segera melakukan pembahasan terkait adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan karena anggaran yang telah disediakan harus disesuaikan ulang bagi sebanyak 195.576 penerima bantuan dengan jumlah anggaran sebanuak Rp53 miliar,” katanya

Terjadinya kenaikan tersebut kata Herman, bila harus mempertahankan jumlah penerimaan bantuan tersebut harus ada penambahan anggaran.

“Kami berharap seiring dengan kenaikan iuran itu, harus ditunjang dengan berbagai kemudahan bagi penerima manfaat, sehingga tidak terjadi lagi keluhan atau masalah dari penerima manfaat,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga