Pembangunan Jalur KCJB di Karawang Kini Dijaga Brimob

KARAWANG-Pascapengungkapan kasus pencurian komponen Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB), Kepolisian Restoran Karawang kini memperketat pengamanan pada proyek strategis nasional tersebut.

Polres Karawang mengerahkan 50 personelnya ditambah satu peleton Brimob bersenjata lengkap dari Polda Jabar guna menjaga kelancaran pembangunan sarana dan prasarana KCJB.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Polres Karawang, Komisaris Prasetyo Purbo Nurcahyo, saat dihubungi, Kamis (8/6/2023). “Pengamanan dilakukan di area jalur kereta cepat yang berada di wilayah Kabupaten Karawang. Termasuk area Stasiun KCJB Karawang yang berlokaso di Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat,” katanya.

Disebutkan, pengamanan proyek KCJB sangat penting agar progres pembangunan berjalan sesuai target. Selain itu untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta cepat setelah dioperasikan nanti.

“Kami bersama-sama dengan pihak KCJB harus memastikan keamanan jalur dan seluruh area proyek kereta cepat itu,” kata Prasetyo.

Sementara itu, Manager Corporate Communications PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Emir Monti meminta masyarakat tidak masuki jalur KCJB. Sebab, hal itu dapat membahayakan bagi warga dan kereta yang melaju sangat cepat nanti .

“Kami akan terus meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah proyek serta sosialisasi ke msyarakat agar tidak masuk jalur KCJB karena ini dapat membahayakan,” kata Emir.

Dijelaskan, kecepatan kereta itu maksimal sampai 360 kilometer per jam. Kondisi itu akan sangat membahayakan jika ada warga yang masuk area jalur kereta.

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak Polres Karawanga yang telah mengungkap kasus pencurian komponen penting proyek kereta cepat ini,” ujar Emir.

Menurutnya, progres pembanguna jalur rel KCJB sudah di atas 89 persen. Sementara pembangunan Stasiun di wilayah Karawang telahencapai 90 persen.

“Kami targetkan KCJB bisa beroperasi 18 Agustus 2023 mendatang,” katanya.(red)

Baca juga

Leave a Comment