Meski Sudah Turun Hujan, Sebagian Warga Masih Kesulitan Air Bersih

Warga Antusias Menerima Pendistribusian Air Bersih. (Foto : Uwes/Praja).

PURWAKARTA-Meski sebagian wilayah Kabupaten Purwakarta sudah diguyur hujan, namun nyatanya kesulitan air bersih masih dirasakan masyarakat.Hal tersebut seperti terjadi pada warga kampung Cigedogan RT.48/RW.14 Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta.

Masyarakat tampak antusias ketika menerima bantuan air bersih dari Polres Purwakarta melalui Polsek Purwakarta Kota. Warga menunggu kedatangan bantuan air bersih dengan mempersiapkan wadah air seperti ember, detigen, blong dan sebagainya.

“Kami, sudah terima laporan dari masyarakat jika sudah dilanda krisis air bersih akibat kemarau,” ujar Kapolsek Purwakarta kota, Kompol Syarif Hidayat saat ditemui usai menyalurkan air bersih untuk masyarakat, Kamis (10/10/2019).

Baca juga : Tegas! Ambu Anne Setuju PT MSS Ditutup

Ketika truk tangki PDAM Purwakarta tiba di lokasi, kontan ibu-ibu yang sudah menunggu bergerak maju mendekati truk meminta dilayani lebih dulu.

“Harapan kami selain dapat meringankan beban masyarakat, juga dapat meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat,” jelas Syarif.

Rencananya, pengiriman bantuan air bersih ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan di daerah ini. Tidak menutup kemungkinan, daerah lain yang terdampak kekeringan juga akan mendapatkan kiriman air bersih.

Baca juga : Tingkatkan SDM Unggul, LKS Digelar di Purwakarta

“Untuk sementara daerah ini dulu. Tapi tidak menutup kemungkinan ada wilayah lain yang akan kita kirim,” singkatnya.

Bantuan dari polisi itu disambut warga dengan senang. Mereka berebut bantuan air bersih. Seperti yang dilakukan Yoyoh (47) warga setempat.

Ia mengaku kekeringan di desanya sudah dirasakan sejak 3 bulan lalu. Untuk kebutuhan sehari-hari perempuan paru baya ini harus membeli air dari kampung sebelah

“Untuk kebutuhan sehari-hari biasanya saya beli dari kampung sebelah. Satu jirigen harganya 3.500,” kata Yoyoh. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment