Mengaku Khilaf dan Minta Maaf, Polisi Bebaskan Pemosting Ujaran Kebencian

Pelaku Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian Tengah Diperiksa di Mapolres Purwakarta.

PURWAKARTA-Polres Purwakarta akhirnya berikan toleransi kepada AW(42), yang sebelumnya sempat dimintai keterangan akibat postingannya di media sosial yang dinilai bermuatan provokasi dan hoaks.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius melalui PAUR Humas IPDA Tini Yutini mengatakan, toleransi diberikan setelah pelaku mengakui kesalahannya dan meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Saat ini pelaku sudah diperbolehkan kembali pulang, pelaku mengaku khilaf dan meminta maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu akibat postingannya di medsos belum lama ini ” ujar Tini, Minggu (29/9/2019).

Selain itu, lanjut Tini, AW pun sudah membuat klarifikasi terkait hal tersebut dalam bentuk video dan kembali diviralkan di media sosial.

“Semuanya sudah dilakukan termasuk membuat video klarifikasi dan permintaan maaf” jelasnya.

Baca juga : Posting Ujaran Kebencian dan Hoaks di Medsos, Pria Ini Diciduk Polisi

Sebelumnya, pelaku sempat dimintai keterangan kepolisian akibat pelaku secara sengaja telah melakukan sejumlah provokasi hingga seruan untuk melakukan aksi anarkis kepada aparat kepolisian melalui akun facebook pribadinya di media sosial.

Tersangka memposting dua video kerusuhan yang tidak diketahui waktu dan tempat kejadiannya dengan tulisan “TANGKURAK BRIMOB LAWAN DAK ” dan pada pukul 17.11 WIB memposting video kerusuhan anak STM dengan tulisan “LAWAN ANAK MUDA SEKALIAN JOTOS BAJU COKLAT ” yang mana video tersebut diposting pada akun pelaku ” terang Tini.

Tini berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi dan mengajak masyarakat lebih bijak lagi dalam bermedsos sehingga terciptanya kondusifitas di tengah – tengah masyarakat.

“Ini pelajaran bagi semua pihak supaya kita lebih bijak lagi dalam bermedsos dan lebih arif menyikapi situasi yang saat ini terjadi, intinya saring dulu sebelum sharing, ” pungkas Tini. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment