Mencari Bupati, Ratusan Pengangguran Seruduk Pemkab Karawang

SPPK Seruduk Kantor Bupati Karawang.

KARAWANG-Ratusan pengangguran yang tergabung dalam Solidaritas Pengangguran dan Pribumi Karawan (SPPK) kembali menggeruduk kantor Pemkab Karawang. Tujuannya, ingin bertemu dengan Bupati Karawang untuk kemudian disalurkan ke pabrik atau industri.

“Seharusnya ini tugas bupati, bukan organisasi untuk salurkan pengangguran bekerja,” kata Ketua SPPK, Aji, kepada Prasastijabar.com, Rabu (27/11/2019).

Menurut Aji, pihaknya ingin bertemu dengan Bupati untuk mengadukan sulitnya bekerja di Karawang, padahal mereka pribumi Karawang. Kesulitan mereka juga dipicu dengan mudahnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) memberikan KTP kepada para calon tenaga kerja dari luar Karawang.

Baca juga : Sepi Order, 2.500 Karyawan PT Beesco Terancam di-PHK

“Pemkab Karawang harus lebih tegas kepada Disdukcapil untuk tidak mempermudah berika KTP kepada para pendatang,” ujarnya.

Pihaknya juga tidak ingin diberi angin surga oleh Pemkab Karawang melalui Disnakertrans Karawang.

“Dahulu kami serahkan lamaran hampr 500 ke Disnakertrans, tapi malah dikembalikan dengan alasan mereka pusing menerima lamaran sebanyak itu,” tandasnya.

Aji mengancam akan kembali berdemo dengan massa yang yang lebih banyak jika Bupati tidak mau menerima mereka hari ini.

“Kami akan datang dengan massa lebih banyak dan akan memaksa masuk kantor Bupati,” tegasnya.

Baca juga : Advokat Ini Sebut Perda Ketenagakerjaan Karawang Abal-Abal

Terpisah, Kepala Disnakertrans Karawang, Suroto, membenarkan jika SPPK sempat menyerahkan ratusan lamaran ke pihaknya.

“Sudah direkap dari SPPK dans sudah dikembalikan lagi ke Disnakertrans. Sudah banyak yang ikut rekruitmen di Disnakertrans Karawang,” singkatnya.

Sampai berita ini dirilis, mereka masih menunggu kedatangan Bupati untuk menemui mereka. (red).

Baca juga