
Polisi tampak memeriksa kelengkapan surat pengendara.
CIANJUR-Memasuki hari ke-9, Oprasi Zebra Satlantas Polres Cianjur mencatat sudah ada sebanyak 627 pengendara terjaring. Pelanggaran berupa tidak mengenakan perlengkapan keselamatan masih mendominasi.
Berdasarkan data yang didapat, ada 627 pengendara yang terjaring, 489 di antaranya dilakukan penilaian dan 138 pengendara hanya diberi teguran.
Kasat lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Triyono Putra, mengatakan, dari total 489 pengendara yang ditindak, sebanyak 213 pengendara sepeda motor melakukan pelanggaran berupa tidak mengenakan helm, 116 pengendara di bawah umur, 66 pengendara menggunakan telepon seluler saat berkendara 45. Sedangkan sisanya melawan arus dan lainnya.
“Pelanggar didominasi pengendara di usia 31-40 tahun dengan 173 orang, lalu 123 pelanggar berusia 21-30 tahun dan selebihnya di rentang usia lainnya,” kata dia, Selasa, (29/10/2019).
Baca juga : Operasi Zebra Dimulai, Polisi Lebih Represif Tindak Pelanggar Lalu Lintas
Ia menjelaskan, Operasi zebra 2019 digelar secara serentak selama 14 hari, mulai 23 Oktober hingga 5 November 2019 dan akan digelar beberapa titik yang kerap terjadi pelarangaran.
“Operasi zebra kali ini melibatkan sebanyak 113 anggota Satlantas. Operasi itu lebih ditekankan untuk 80 persen merupakan penindakan 20 persen adalah teguran,” ucapnya.
Adhimas menambahkan, sebelum operasi zebra tersebut digelar sejumlah sosialisasi di media sosial, serta media masa dan spanduk terkait akan diadakannya operasi itu telah dilaksanakan.
Baca juga : 113 Petugas Satlantas Cianjur Bakal Gelar Operasi Zebra
“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak takut dengan pelaksaan oprasi zebra, giat tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyrakat dalam berkendara,” pungkasnya. (zie/tif).
Baca juga : Gelar Operasi Zebra, Anggota Polri Diminta Tidak Arogan
