fbpx

LKM Harus Jadi Solusi Memberantas Bank Emok

Komisi II DPRD Karawang mengunjungi LKM Karawang

KARAWANG-Keberadaan “Bank Emok” di Kabupaten Karawang, masih menjadi momok yang melemahkan ekonomi masyarakat. Pasalnya, pinjaman yang diberikan bank keliling berkedok koperasi tersebut tak jarang malah memberatkan masyarakat yang menjadi nasabahnya.

Untuk itu, Komisi II DPRD Karawang mendorong Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Kabupaten Karawang agar mampu menjadi solusi dalam memberantas Bank Emok. Dimana LKM bisa memberikan pinjaman usaha kepada masyarakat tanpa harus memberatkan.

“Keberadaan LKM ini harus bisa menjadi solusi dari berbagai masalah yang berkaitan dengan Bank Emok. LKM memberikan pinjaman usaha dengan bunga yang tidak memberatkan. Bukan seperti Bank Emok yang memberikan pinjaman dengan bunga tak terduga, yang akhirnya malah menyengsarakan masyarakat,” ujarnya Sekretaris Komisi II DPRD, Dedi Rustandi, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Panitia Pilkades Harus Atur Kampanye Calon

Ia mengungkapkan, di LKM setiao calon nasabah yang mengajukan pinjaman harus memberikan jaminan berupa usaha. Sehingga dapat dipastikan uang pinjaman yang didapat digunakan untuk keperluan usaha, sehingga nasabah bisa membayar cicilan pinjaman dari hasil usahanya.

“Pinjaman dari LKM ini jaminannya usaha. Uang pinjaman dipastikan untuk kebutuhan usaha, sehingga usaha mikro masyarakat bisa berkembang,” paparnya.

Ia juga meninta agar LKM tidak kalah dengan Bank Emok dalam mengembangkan jaringan ke masyarakat. Bersosialisasi dan mengajak langsung masyarakat untuk lebih menanfaatkan LKM dari pada Bank Emok wajib dilakukan.

“LKM harus bisa turun ke bawah, sosialisasi ke masyarakat. Kalau hanya menunggu masyarakat datang, pasti kalah saing dengan Bank Emok,” cetusnya.

Baca Juga: DPRD Siap Fasilitasi Promosi Batik Karawang

Senada, Anggota Komisi II Natala Sumedha mengatakan, selain memberikan pinjaman, pihaknya berharap LKM juga bisa memberikan pembinaan pengelolaan keuangan mikro kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat lebih memahami cara mengembangkan usaha dengan modal tambahan yang didapat dari pinjaman.

“Kalau nasabahnya juga dibina dalam mengelola keuangan dari hasil usaha mikronya, bukan tidak mungkin usaha itu akan berkembang pesat. Sehingga perekonomian masyarakat juga turut berkembang,” tuturnya.

Masih kata dia, masyarakat juga diminta agar tidak tergiur dengan tawaran dari Bank Emok. Sebab, sudah terlalu banyak kasus yang berkaitan dengan Bank Emok yang ujung-ujungnya malah memberatkan masyarakat yang menjadi nasabahnya.

“Tentunya, kesadaran dari masyarakat untuk tidak berhubungan dengan Bank Emok menjadi kunci utama dalam mesukseskan tujuan keberadaan LKM. Kalau masyarakatnya masih tergiur dengan godaan Bank Emok, semua jadi percuma,” pungkasnya.(zak)

Baca juga

Leave a Comment