
Pilkada Serentak 2020.
KARAWANG-Social Policy dan Political Studies (Sospol’s) memberikan ucapan selamat kepada tiga pasang calon yang sudah ditetapkan KPU Kabupaten Karawang. Mereka adalah putera-puteri terbaik yang dimiliki Kabupaten Karawang dan dipastikan punya niatan baik untuk kemajuan Karawang
“Sospol’s dalam hal ini hanya menitip pesan bagi ketiga pasangan yang akan maju, terkait isi kampanye yang akan mereka jalani sampai 5 Desember 2020 nanti,” kata Direktur Eksekutif Social Policy dan Political Studies (Sospol’s), Cecep Sopandi, kepada Prasastijabar.co.id, Rabu (23/9/2020).
Pesan pertama, kata Cecep, pastikan jaga protokol kesehatan. Berikan teladan yang baik bagi masyarakat bahwa mereka adalah pemimpin yang punya kesadaran terhadap kondisi COVID-19. Jangan sampai membuat kegiatan yang berpotensi besar terjadinya kerumunan. Komitmen itu harus dipegang teguh bagi semua kandidat dan diteruskan kepada seluruh jejaring sosial politik relawan di lapangan.
Baca juga : Digelar Secara Virtual, KPU Karawang Tetapkan Tiga Pasang Cabup-Cawabup
“Makanya, diharapkan ketiga pasangan calon ini lebih masif kampanye 3 M ke masyarakat, itu lebih efektif dan membantu,” ujarnya.
Kedua, lanjutnya, kampanye politik di tengah pandemik ini harus berisi poin-poin janji politik yang lebih kuat dan meyakinkan demi menjawab kepentingan publik saat ini. Salah satu yang sangat diharapkan saat ini adalah jalan keluar dari labirin krisis kesehatan akibat pandemik COVID-19.
“Kampanye politik yang paling mampu menjawab kebutuhan riil kondisi ini jauh lebih bisa diterima oleh publik,” sarannya.
Terakhir, pandemik ini telah melahirkan begitu banyak krisis lain di masyarakat. Secara umum, ada dua krisis besar yakni krisis kesehatan dan ekonomi. Kedua krisis ini melahirkan dampak nyata di masyarakat. Semua masyarakat mengalami tikaman nyata dari kedua kondisi krisis ini. Terutama yang bergantung pada pendapatan ekonomi harian, mereka berada dalam situasi yang sangat rentan.
“Jadi materi kampanyenya jangan normatif, seperti keadaan tidak ada pandemi. Harus ada terobosan yang progresif, sebab situasinya berbeda. Segala ide dan gagasan harus tercurahkan kepada upaya ketiga pasangan ini mengatasi pandemik COVID-19 serta dampak krisis yang menyertainya,” pungkasnya. (red).
