Jelang Pilkada, Waspadai Iklan Layanan Masyarakat

Adam Bachtiar (tengah).

KARAWANG-Masyarakat dan penyelenggara pemilu mesti mewaspadai Iklan layanan masyarakat. Pasalnya, iklan itu seringkali dijadikan media kampanye terselubung oleh para incumbent dalam Pilkada.

“Iklan layanan masyarakat ini sulit terjerat aturan kampanye baik dalam UU Pilkada, PKPU ataupun Perbawaslu, karena dalam iklan tersebut tidak adanya ajakan untuk memilih seseorang,” kata mantan komisioner KPU Kabupaten Karawang, Adam Bachtiar, kepada Prasastijabar.com, Rabu (11/9/2019).

Baca juga : Tersisa Satu Tahun, Petahana Diminta Fokus Kerja Untuk Rakyat Karawang

Namun demikian, lanjut Adam, iklan layanan masyarakat yang menampilkan foto penguasa sebagai salah satu kontestan Pilkada akan sangat berpengaruh untuk mensosialisasikan kontestan tersebut agar lebih dikenal masyarakat pemilih.

Maka secara etika, iklan layanan masyarakat ini sangat merugikan kontestan lainnya. Oleh sebab itu Pemkab Karawang agar tidak membuat iklan layanan masyarakat yang memasang foto bupati ataupun wakil bupati Karawang mengingat keduanya sudah memastikan dirinya akan ikut dalam Pilkada Karawang 2020 besok.

Baca juga : Kejutan Pilkada 2020, Sospol’s : Waspadai Sosok Kuda Hitam Yang Bisa Salip Petahana!

“KPU dan Bawaslu Karawang harus cerdas dan tanggap untuk segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah mengenai hal tersebut agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment