Hukum dan Makna Berkurban Dalam Islam

Sembelih kurban.

PRASASTIJABAR.CO.ID-Hukum berkurban bagi yang sedang melaksanakan haji tamattu’ adalah wajib, yaitu dengan menyembelih seekor kambing, sapi atau unta pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah melempar Jumrah Aqabah dan sebelum menggunting/menggundul rambut (tahallul).

Adapun bagi yang berada di rumah masing-masing dan tidak sedang melaksanakan ibadah haji, maka hukumnya dianjurkan (sunnah) yang bisa dilakukan pada tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Kemudian dibagikan kepada fakir miskin yang membutuhkan, tetangga, kerabat dan handai taulan (walaupun tidak miskin) dan sebagiannya. Serta dianjurkan untuk dikonsumsi sendiri dengan niat mengambil keberkahan darinya.

Allah SWT di dalam Alquran surat Ashshaaffaat : 102-107 :
“Maka ketika anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!”
Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Ketika keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Dalam surat lain Allah SWT juga memerintahkan kita untuk berkurban dalam surat Alkautsar ayat 2, Allah SWT berfirman:
“Maka dirikanlah shalat karena tuhanmu dan berkurbanlah.”

Berkurban yakni mendekatkan diri kepada Allah swt. Berkurban itu berarti kesunggguhan manusia dengan menyerahkan segalanya kepada Allah Sang Pencipta. Seperti Nabi Ibrahim yang telah mengikhlaskan putranya (Nabi Ismail) yang sangat beliau cintai.

Berkurban yakni cinta kepada Allah SWT dan cinta sesama, dengan berkurban kita diajarkan untuk berbagi sehingga semua merasakan betapa indahnya agama Islam.

Makna dan manfaat berkurban

• Menanam dan memupuk rasa empati
Berkurban dapat meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Apabila kita termasuk orang yang cukup dalam hal harta, yuk kita sisihkan sebagian harta kita untuk berkurban.

• Melatih diri menjadi orang dermawan
Sikap dermawan perlu ditumbuhkan dan dipelihara menjadi sebuah kepribadian. Oleh karena itu kita belajar dermawan dengan berqurban. Harta kita tidak akan habis jika digunakan di jalan Allah, bahkan Allah dapat menambahkannya berkali lipat.

• Meningkatkan ketakwaan pada Allah
Perintah untuk berkurban tercantum jelas dalam Alquran. Oleh karena itu, berkurban berarti melakukan perintah Allah untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita.

• Mendapat ganjaran dan pahala luar biasa
Diriwayatkan dari Imam Ali as, beliau berkata: “Barangsiapa yang berniat keluar rumah untuk berkurban, maka Allah SWT akan mencatat untuk setiap langkahnya 10 kebaikan dan menghapus 10 keburukannya.Setiap percakapannya dengan penjual domba dicatat sebagai tasbih, setiap dirham dari uang yang dibayarkannya dihitung 700 kebaikan. Saat hewan kurban diletakkan di tanah menghadap kiblat dan hendak disembelih, seluruh makhluk Allah SWT memohonkan ampun untuknya. Setiap darah yang menetes dari hewan itu akan digantikan dengan 10 malaikat yang senantiasa akan mendoakan kebaikan untuknya hingga hari kiamat.

• Membangun kebersamaan
Dalam proses kurban, kita akan melakukan penerimaan, penyembelihan, penimbangan, hingga pembagian ke warga. Semua kegiatan ini tidak bisa dilakukan oleh satu orang tapi dilakukan bersama-sama. Hal ini dapat meningkatkan sosialisasi dan silaturahmi dengan yang lain.

• Keberkahan dalam rezeki
Dengan berbagi dan berkurban rezeki kita akan bertambah dan menjadi berkah.

• Memakmurkan masjid
Sebagian besar kegiatan kurban dilakukan di masjid. Mulai dari salat Idul Adha sampai proses penyembelihan, pembagian dilakukan di sekitar masjid. Sehingga masjid akan ramai. Dengan berkurban kita sekaligus memakmurkan dan menghidupkan rumah Allah. (red).

Sumber : Safinahonline

Baca juga

Leave a Comment