Hari Pertama PSBB Karawang, Banyak Toko Masih Buka

Penutupan Jalan Tuparev untuk menahan pengunjung toko masuk ke kawasan pertokoan

KARAWANG-Hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Karawang, masih banyak ditemui pelanggaran dilakukan pemilik toko yang nekad buka meski dilarang.

Sepert yang terjadi di Jalan Tuparev, banyak toko non konsumtif seperti toko pakaian, elektronik dan perhiasan yang masih beroperasi. Padahal, pemerintah sudah melakukan sosialisasi sebelum PSBB dilaksanakan di Karawang, bahwa diluar pedagang yang dikecualikan tidak boleh beroperasi.

Hal itu pun membuat pemerintah mengambil langkah tegas dengan menutup jalan Tuparev sebagai akses masuk utama menuju kawasan pertokoan agar dapat menahan pengunjung datang.

Baca Juga: Pemkab Karawang, Jemput 14 Orang yang Baru Pulang Dari Arab Saudi

“Sore ini kabarnya sudah kembali dibuka. Semoga masyarakat dan pelaku usaha bisa mengerti,” ungkap dr. Fitra, Rabu (6/5/2020).

Rencananya, para pedagang di pasar baru Karawang bakal dipindah di sepanjang Jalan Tuparev untuk dijadikan pilot project pasar yang aman dari kerumunan.

“Kita ingin aktivitas ekonomi pasar tetap berjalan, tapi penerapan social dan physical distancing tetap berjalan. Mudah-mudahan segera terealisasi,” pungkasnya.(naz/zak)

Baca juga