Harga Rempah dan Sayur-Mayur Stabil, Harga Ayam Potong Naik

Suasana pasar Telagasari.

KARAWANG-Harga sayur dan rempah-rempah di pasar tradisional umumnya masih stabil, namun harga daging ayam mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp28 ribu/kg menjadi Rp33 ribu/kg.

Berbanding terbalik dengan harga telor ayam negeri yang mengalami penurunan dari Rp26 Ribu/kg sekarang menjadi Rp23 ribu/kg.

Salah seorang pedagang pasar tradisional Kosambi, Jeje, mengatakan, harga kol Rp60 ribu/bal ukuran 60 kg, kentang Rp14 ribu/kg, ini masih stabil sejak seminggu yang lalu.



“Harga kol dan kentang masih stabil sejak seminggu yang lalu,” ujarnya kepada Prasastijabar.co.id, Senin (29/6/2020).

Baca juga : Puluhan Warga Sedari Demo PHE ONWJ Tagih Janji Pelunasan Kompensasi dan Perbaikan Lingkungan

Sementara harga cabai merah rawit mengalami penurunan dari Rp5 ribu sekarang jadi Rp14 ribu/kg, harga bawang merah mengalami penurunan dari Rp40 ribu/kg sekarang Rp33 ribu, harga bawang putih mengalami penurunan dari Rp28 ribu sekarang Rp20 ribu/kg.

“Hanya cabai rawit, bawang merah dan bawang putih yang mengalami penurunan harga,” ungkapnya.

Masih menurut Jeje, harga telor ayam negeri mengalami penurunan dari Rp26 ribu/Kg sekarang Rp23 ribu/kg. Berbanding terbalik dengan harga daging ayam negeri yang mengalami kenaikan dari Rp28 ribu/Kg kini Rp33 ribu/kg.

“Justru harga daging ayam naik sekarang Rp33 Ribu/kg sebelumnya Rp28 ribu/kg, sedangkan harga telur ayam mengalami penurunan dari Rp26 ribu/kg menjadi Rp23 ribu/kg,” katanya.

Terpisah, menurut pedagang rempah Pasar Telagasari, Amin, mengatakan, harga kunyit diangka Rp8 ribu/kg, harga jahe Rp10 ribu/kg ini stabil sejak seminggu yang lalu hingga sekarang masih stabil,”

“Harga rempah masih stabil sejak seminggu yang lalu, kunyit Rp8 ribu/kg dan jahe Rp10 ribu/kg,” pungkasnya. (jat/tif).

Baca juga

Leave a Comment