Dua Minggu, Deadline Bagi Pemkab Karawang Kabulkan Tuntutan Warga Kotabaru Soal Jalupang

KARAWANG-Warga Masyarakat Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru memberikan waktu selama dua minggu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk memberikan jawaban dari tuntutan masyarakat terkait TPAS Jalupang.

Diketahui masyarakat Desa Wancimekar bersama sejumlah aktivis mahasiswa melakukan aksi di Komplek Pemda Karawang, Selasa (6/2/2024). Mereka menuntut agar Pemkab Karawang membatalkan rencana perluasan TPAS Jalupang, serta segera melakukan pengelolaan dengan metode yang baik dan benar.

Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Karawang, Asip saat menemui massa aksi mengatakan, Pemkab Karawang sangat serius dalam menanggapi permasalahan TPAS Jalupang. Bahkan Bupati Karawang telah melakukan kunjungan (studi banding)ke Banyumas untuk memperlajari terkait pengelolaan sampah di daerah tersebut yang dinilai telah berjalan dengan sangat baik.

“Hasil dari studi banding tersebut akan segera diimplementasikan di Kabupaten Karawang untuk penanganan dan pengelolaan sampah yang lebih efektif,” ujar Asip.

Ia mengungkapkan, semua tuntutan masyarakat akan disampaikan kepada Bupati dan dikoordinasikan kepada seluruh instansi terkait.

“Pemkab akan sangat serius menanggapi tuntutan dan masukan dari warga terkait pengelolaan sampah, serta segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik,” ungkap Asip.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Solehudin mengatakan, masyarakat telah bersepakat memberikan waktu selama dua minggu kepada Pemerintah Daerah untuk mengkoordinasikan seluruh tuntutan warga bersama seluruh instansi terkait.

“Kami sepakat dua minggu waktu untuk Pemerintah Daerah melakukan koordinasi di internal mereka terkait tuntutan-tuntutan yang kami sampaikan. Kami harap Pemerintah Daerah tidak mengecewakan masyarakat,” tegasnya menandaskan.(zak) 

Baca juga

Leave a Comment