KARAWANG – Diduga mengalami depresi, DM (24), warga Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, nekad melompat ke saluran irigasi jembatan Changsin, Desa Kiarapayung, Kecamatan Klari, Rabu (28/2/2024) pukul 7.30 WIB. Hingga berita ini disusun, DM yang hanyut terbawa air masih belum ditemukan
Kepala seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Karawang, Inspektur Dua Kusmayadi menyebutkan, saat korban melompat ke aliran air, saluran irigasi sedang banjir. Perbuatan DM dilihat oleh beberapa saksi.
“Saksi pertama yang tengah melintas di lokasi kejadian melihat DM berlari ke arah jembatan dan langsung melompat. Kejadian itu dilaporkan saksi pertama kepada saksi ke dua,” ujar Kusmayadi, Rabu siang (28/2/2024).
Menurut Kusmayadi, ke dua saksi itu melihat langsung DM berusaha berenang ke tepi. Namun DM kembali berenang ke tangah hingga akhirnya hanyut terbawa aliran air.
“Tas yang dibawa DM terlepas dari tubuh korban. Melihat hal itu para saksi melaporkan kejadian kepada warga sekitar. Warga kemudian menemukan tas Dani yang terlepas,” kata Kusmayadi.
Disebutkan, berdasarkan keterangan keluarga DM, Budi Sugilar warga Desa Pancawati, Kecamatan Klari, korban sebelumnya telah meninggalkan rumah sejak tanggal 25 Februari 2024.
“Korban ini memang sering meninggalkan rumah karena depresi. Terakhir dia sudah tiga hari meninggalkan rumah,” kata Kusmayadi.
Menurutnya, saat ini pihak Polres telah menerjunkan tim SAR untuk mencari korban. Diharapkan korban ditemukan dalam keadaan selamat.(red)
