
Ilustrasi
KARAWANG-Harga cabai di pasar tradisional di Karawang mengalami kenaikan. Hal itu diduga akibat musim kemarau yang menyebabkan menurunnya hasil panen.
Seperti di Pasar Tradisional Kosambi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, harga cabai merah menembus Rp23 ribu per kilogram. Begitu pun dengan harga cabai rawit yang mencapai Rp25 ribu per kilogram.
Seperti dipaparkan salah seorang pedagang di Pasar Kosambi, Endang, kenaikan harga terjadi sejak Idul Adha 2020.
“karena musim kemarau panen cabai juga turun. Jadi stokc cabai berkurang dan harga juga jadi naik,” ujarnya.
Dampak kenaikan harga cabai ini turut dirasakan oleh pemilik rumah makan yang menyajikan cita rasa pedas.
Seperti diungkapkan salah seorang pemilik warung makan di Klari, Anton, yang mengaku harus merogok kocek lebih dalam untuk membeli cabai sebagai bahan utama sambel dan sejumlah menu makanan dengan cita rasa pedas yang disajikannya.
“Warung makan saya kan identik dengan menu masakan pedas. Sekarang harga cabai mahal, tapi saja tidak bisa menaikan harga makanan, takut pelanggan malah pada kabur,” singkat dia.(jat/zak)
