Bukan Kader Pengumpul Suara Terbanyak yang Bisa Menduduki Kursi Ketua DPRD, Partai Gerindra Memiliki Parameter Tersendiri di Antaranya Loyalitas

KARAWANG – Perolehan kursi legislatif Partai Gerindra pada Pemilu 2024 cukup signifikan. Bahkan di beberapa daerah di Jawa Barat anggota dewan dari Gerinda berhak menjadi Ketua DPRD karena perolehan kursinya paling banyak.

Namun partai besutan Prabowo Subianto ini memiliki kriteria penilaian tersendiri terhadap kadernya yang akan didudukan sebagai Ketua Dewan. Bukan kader peroleh suara terbanyak yang layak naik ke singgasana Ketua DPRD di daerahnya. Akan tetapi kader yang memiliki loyalitas tinggi, senior di partainya, juga dinilai kapabel.

“Dalam menentukan siapa yang bakal jadi Ketua DPRD, harus memenuhi kriteria yang ditentukan dewan pembina partai. Kader terpilih itu harus memiliki loyalitas, kapabilitas, dan senioritas. Peroleh suara terbanyak tidak serta merta direkomendasikan sebagai Ketua DPRD di daerahnya,” ujar Sekretaris DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, seusai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakerda) Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat di Hotel Mercure Karawang, Senin (13/5/2024).

Dalam kesempatab itu Ahmad Muzani juga menyebutkan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Gina Fadlia Swara, dipastikan masuk dalam bursa penjaringan bakal calon Bupati Karawang periode 2024-2029 dari Gerindra. Selain Gina, ada nama Endang Sodikin dan Dimyati yang juga dipertimbangkan menjadi kandidat bupati di daerah lumbung padi.

Namun demikian Ahmad Muzani menegaskan, penentuan siapa yang akan diusung Partai Gerindra dalam kontestasi Pilkada, merupakan kewenangan Ketua Dewan Pembina Partai.

“Nama-nama kader dari setiap daerah direkomendasikan DPC dan DPD ke DPP. Selanjutnya DPP akan membawa nama-nama itu ke Dewan Pembina. Nah yang di sebelah kanan saya ini (Gina Fadlia Swara-Red) menjadi salah satu kader yang dipertimbangan, maju di Pilkada Karawang,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Gina Fadlia Swara mengaku akan patuh terhadap mekanisme partai, meski pun dirinya disebut sebagai salah satu kader Gerindra yang dipertimbangkan untuk maju di Pilkada 2024.

“Tadikan disebutkan oleh Pak Sekjen, saya masuk nominasi yang dipertimbangkan. Artinya memang di Partai Gerindra itu punya mekanisme. Semua tahapannya harus kita tempuh,” katanya.

Gina berujar, apa pun nanti keputusan yang dikeluarkan oleh DPP akan dihormatinya. Apalagi Partai Gerindra memiliki komitmen kader yang didorong mengikuti kontestasi Pilkada harus kader terbaik dan berpeluang menang.

Gina mengungkapkan juga, saat ini dirinya masih ditugaskan partai untuk membangun komunikasi dengan partai politik lain yang akan masuk dalam koalisi di Pilkada Karawang. Selain itu dirinya diperintahkan pula untuk meningkatkan elektabilitas.

“Saya berjuang sejak lama untuk meyakinkan DPP jika elektabilitas saya bagus. Jadi tidak dengan tangan kosong,” ucap dia.

Kendati demikian, Gina mengaku tetap akan patuh jika nantinya Partai Gerindra memerintahkan untuk maju sebagai Calon Wakil Bupati. “DPP juga pastinya punya pertimbangan. Mereka juga akan mengutus tim yang bisa melihat sejauh mana peluang kemenangan kita nanti kedepan. Apa pun itu nanti keputusannya, saya akan patuh, saya akan ikuti,” katanya.(red) 

Baca juga

Leave a Comment