Besaran Anggaran Pilkada 2020 Disoal, Ini Penjelasan KPU Karawang

Plt Sekretaris KPU Kabupaten Karawang, Gery Samrodi. (Foto : Latif/Praja).

KARAWANG-Besaran anggaran Pilkada Karawang 2020 sebesar Rp74,6 miliar untuk KPU Kabupaten Karawang disoal publik Karawang. Nilai sebesar itu dianggap pemborosan uang rakyat. Bahkan, ada yang membandingkannya dengan anggaran Pilkada Pemkot Bekasi 2018 yang nilainya jauh di bawah KPU Kabupaten Karawang.

Plt Sekretaris KPU Kabupaten Karawang Gery Samrodi menampik bila anggaran yang diterima KPU Kabupaten Karawang untuk Pilkada 2020 Dinilai sebagai pemborosan.

“Anggaran tersebut sudah dikaji melalui badan anggaran DPRD Karawang dan TAPD,” katanya, Kamis (3/10/2019).

Baca juga : Rp97 Miliar Lebih Untuk Pilkada 2020

Ia menjelaskan, bila dibandingkan dengan anggaran Pilkada Pemkot Bekasi pada 2018 tentunya tidak apple to apple (tidak sebanding). Karena pada waktu itu selain Pilkada ada juga Pemilihan Gubernur yang tentunya dana sharing dari Provinsi Jawa Barat.

“Seharusnya kalau mau dibandingkan ya dengan daerah yang murni Pilkada. Contoh Kabupaten Cianjur yang anggaran Pilkadanya 2020 sebesar Rp74 miliar,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Gery, anggaran yang diterimanya bila dibandingkan dengan anggaran Pilkada 2015 sebesar Rp60 miliar yang hanya mengalami kenaikan sebesar 20 persen atau Rp14 miliar lantaran adanya juga kenaikan satuan dalam waktu 5 tahun.

Baca juga : Baliho Balon Bupati Mulai Bertebaran di Jalan, Ini Kata KPUD dan Bawaslu

“Hal itu masih logis, karena pada Pilkada 2020 kami akan mengadakan kotak suara dan bilik yang baru dengan harga standar,” imbuhnya.

Selain itu, sambungnya, ada kenaikan jumlah TPS dibandingkan pada Pilkada 2015. Jika di Pilkada 2015 hanya ada 2.628 TPS, sementara di Pilkada 2020 ada 3.500 TPS.

“Kenaikan anggaran KPU Karawang sebesar 20 persen masih kami anggap wajar,” tutupnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment