Bermodus Pemburu Anjing Liar, Dua Pelaku Curanmor Berhasil Curi Puluhan Motor di Empat Kabupaten

Barang bukti hasil curanmor.

PURWAKARTA-Modus berpura- pura sebagai pemburu anjing liar, dua kawanan pencuri sepeda motor lintas kabupaten di Jawa Barat akhirnya berhasil di ringkus jajaran Polres Purwakarta.

Dari pengakuan kedua pelaku yang diketahui berinisial ES (32) dan FB (31), dari sejumlah Kabupaten di Jawa Barat yakni Purwakarta, Subang, Sumedang dan Bandung, pelaku telah berhasil mencuri sebanyak 26 kendaraan roda dua berbagai jenis.

“Hasil interogasi pelaku mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor dengan berpura-pura sebagai pemburu hewan anjing liar dan telah mengambil sepeda motor sebanyak 26 unit motor di 26 lokasi berbeda di wilayah Jawa Barat,” ujar Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Fitran Romajimah, Jumat (25/9/2020).



Baca juga : Curanmor Spesialis Parkiran Kontrakan Terkapar Diterkam Anaconda Polres Karawang

Fitran menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat yang sering melihat pelaku membawa keluar masuk kendaraan dengan berbeda-beda jenis di kontrakan pelaku di wilayah Kabupaten Purwakarta. Untuk menyembunyikan hasil kejahatannya, pelaku sering berpindah- pindah kontrakan.

“Dan untuk melancarkan aksinya, pelaku menggunakan kunci T dan diketahui salah satu dari pelaku merupakan residivis kasus yang sama,” jelasnya.

Diketahui, pelaku berinisial ES tercatat sebagai warga Kampung Margapusaka, Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Sedangkan pelaku lainnya yakni FB, tercatat sebagai warga Kampung Pawarengan, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.

Sebagai barang bukti dari kedua tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebelas unit sepeda motor berbagai merek, kunci Y dan mata kunci T sebanyak tiga buah, perlengkapan penjerat hewan anjing liar, beberapa buah Karung dan beberapa plat nomor berbagai jenis kendaraan diduga hasil curian.

“Kini pelaku sudah kita amankan dan pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun,” pungkasnya. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment