Bantu Petani Kendalikan Hama Tikus, Pemdes Wancimekar Bakal Bentuk Perdes Perlindungan Burung Hantu Tyto Alba

KARAWANG-Tikus merupakan salah satu hama untuk pertanian, khususnya petani padi. Untuk membantu petani mengendalikan populasi tikus di area petanian, Pemerintah Desa (Pemdes) Wancimekar Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang akan membentuk Peraturan Desa (Perdes) tentang perlindungan Burung Hantu jenis Tyto Alba.

Keberadaan burung hantu jenis tyto alba dapat membantu petani dalam mengendalikan hama, khususnya hama tikus. Mengingat tikus merupakan mangsa alami utama bagi burung hanyi jenis tyto alba.

Kepala Desa Wancimekar, Dimyat Sudrajat mengatakan, setidaknya terdapat 178 Ha sawah di desanya yang mayoritas berada di wilayah utara Desa Wancimekar. Area persawahan tersebut juga terhubung langsung ke area persawahan di desa dan kecamatan lain, salah satunya Kecamatan Tirtamulya.

“Di Wancimekar sendiri ada 178 hektar sawah, mayoritas di wilayah utara yang nyambung ke sawah-sawah di Kecamatan Tirtamulya. Dengan begitu luasnya area persawahan tentunya juga tidak dapat terhindar dari keberadaan hama seperti tikus,” ujar Dimyat, Kamis (17/10/2024).

Untuk dapat mengendalikan populasi hama tikus, lanjut Dimyat, saat ini pihaknya tengah menyusun perdes tentang Perlindungan Burung Hantu jenis Tyto Alba. Mengingat burung hantu tersebut merupakan salah satu pemangsa alami tikus, sehingga dapat membantu petani dalam mengendalikan populasi tikus di area persawahan.

“Untuk dapat menjaga populasi burung hantu jenis tyto alba ini kami akan mengeluarkan larangan berburu. Selain itu dalam perdes ini nantinya akan diamanatkan untuk pembuatan sarang-sarang burung hantu jenis tyto alba seperti pagupon atau rumah burung hantu,” paparnya.

Dengan populasi burung hantu yang terjaga, diharapkan dapat mengendalikan hama tikus. Sehingga kedepan produktivitas hasil petanian di Desa Wancimekar dapat meningkat.

“Harapan kami keberadaan burung hantu tyto alba ini dapat mengendalikan hama tikus, sehingga produktivitas pertanian khususnya di Desa Wancimekar,” tandas Dimyat.(zak) 

 

 

Baca juga