Apa itu Kanker, Jenis, Gejala dan Cara Pengobatannya

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (kemkes.go.id), kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke berbagai bagian lain pada tubuh penderita.

Kanker memiliki beberapa sifat, diantaranya adalah ganas, dapat menginvasi, merusak fungsi jaringan tubuh, menggandakan diri sampai membentuk massa tumor.

Sel kanker akan dimulai dari salah satu organ atau jaringan dalam tubuh akibat sel abnormal yang tumbuh tidak terkontrol, lalu akan menyerang ke area sekitar atau menyebar ke organ lain melalui pembuluh darah maupun pembuluh getah bening.

Pada tubuh yang sehat, sel-sel yang terdapat pada tubuh ini akan tumbuh, berkembang, menua dan mati. Namun tidak dengan sel kanker, dia akan bekerja dan tumbuh secara abnormal tanpa terkendali.

Pertumbuhan sel yang tidak terkendali tersebut akan terus menumpuk dan akhirnya akan menimbulkan tumor. Itulah sebabnya, kanker disebut juga dengan tumor ganas. Namun, tumor jinak bukan berarti kanker.

Kanker disebabkan adanya perubahan pada DNA di dalam sel. DNA pada sel memiliki serangkaian sistem perintah untuk bekerja, membelah, mati dan memperbaharui.

Jika sistem tersebut bermasalah, maka akan menghentikan fungsi normal dari sel dan berubah menjadi abnormal. Hal tersebut bisa disebabkan oleh faktor keturunan.

Selain itu, penyebab kanker juga bisa berasal dari faktor lingkungan seperti, radiasi, asap rokok, virus, makanan dan jarangnya olahraga.

Jenis-Jenis Kanker

Berdasarkan pada sel yang terkena, penyakit sel abnormal ini memiliki beberapa jenis, yaitu:

  1. Limfoma: Sel kanker yang terjadi pada sel darah putuh yang merupakan bagian dari sistem imun.
  2. Melanoma: Sel abnormal yang terjadi pada sel pembuat melanin, atau zat yang memberi warna kulit.
  3. Sarkoma: Penyakit yang berasal dari sel yang terbentuk dalam jaringan lunak tubuh seperti otot, tendon, lemak, pembuluh darah, saraf, dan jaringan sekitar persendian.
  4. Multiple Myeloma: Penyakit yang bermula dari sel plasma, tipe lain dari sel imun.
  5. Kanker Otak dan tulang Belakang: Sel abnormal yang terbentuk di sistem saraf pusat.
  6. Karsinoma: Sel abnormal yang melapisi permukaan kulit, pembuluh darah, saluran kemih dan organ tubuh.
  7. Leukemia: Sel yang bermula di jaringan pembentuk darah di tulang sumsum.
  8. Jenis Kanker lainnya: Sel kanker yang menyerang sel telur, sel sperma, sel yang melepaskan hormon ke dalam darah, dan sel-sel di sistem pencernaan.

 

Tanda-tanda dan Gejala Kanker

Pada stadium awal, pada umumnya seseorang tidak akan mengalami gejala-gejala yang menunjukan adanya sel kanker pada tubuh. Gejala umum akan muncul ketika penderita tersebut sudah memasuki stadium 2, 3, dan 4.

Berikut gejala-gejala yang umumnya dirasakan para penderita kanker :

  • Nyeri atau sakit di area tubuh tertentu.
  • Berat badan turun tanpa sebab.
  • Muncul luka di mulut, penis atau vagina yang tidak kunjung sembuh.
  • Demam yang muncul dan kambuh.
  • Batuk darah, BAB berdarah, urine berdarah, dan pendarahan pada vagina yang tidak biasa.
  • Tubuh kelelahan dan tidak juga membaik.
  • Kulit mengalami perubahan warna jadi lebih gelap (hiperpigmentasi), kulit memerah, kulit dan putih mata menguning, dan kulit ditumbuhi rambut berlebihan.
  • Muncul benjolan kanker yang memerah, membesar dan menimbulkan nyeri.

Bagi yang mengalami beberapa gejala diatas dan tidak membaik dalam 1 sampai 2 minggu, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika dalam pemeriksaan dicurigai sebagai gejala kanker, maka dokter akan merujuk pasien ke dokter spesialis atau ahli kanker (onkologi).

Cara Pengobatan Kanker

Pengobatan pada penderita kanker bisa berbeda-beda tergantuk dari jenis, stadium dan potensi efek samping dari metode pengobatan yang akan dilakukan.

Dilansir dari situs hallosehat.com, pada umumnya pengobatan kanker ini dibagi menjadi 4 metode :

1. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan perawatan yang menggunakan zat kimia dengan intensitas kuat untuk membunuh sel yang bertumbuh cepat pada tubuh.

2. Radioterapi

Terapi radiasi merupakan cara pengobatan yang mengandalkan radiasi dengan menggunakan gelombang energi tinggi seperti, sinar x, gama, proton dan elektron untuk membunuh sel kanker.

3. Terapi Biologis

Metode pengobatan ini lebih menekankan pada penguatan sistem imun tubuh penderitanya. Metode ini juga dapat bekerja secara langsung untuk merusak sel abnormal.

Terapi biologis ini menggunakan organisme hidup, baik yang dihasilkan dari dalam tubuh penderita atau dari hasil rekayasa laboratorium yang sengaja dibuat untuk melawan sel penyebab kanker.

4. Terapi target

Terapi yang menggunakan obat-obatan atau bahan kimia lain untuk mengidentifikasi dan menyerang sel kanker secara spesifik tanpa membunuh sel-sel normal.

Dari berbagai metode pengobatan diatas tentunya memiliki efek samping yang berbeda-beda, konsultasikan dengan dokter untuk dibantu menentukan pilihan cara pengobatan seperti apa yang cocok untuk pasien.

 

sumber:

  • kemkes.go.id
  • hallosehat.com

Baca juga

Leave a Comment