Tanggap Bencana, Pemkab Purwakarta Gelontorkan Rp500 Juta

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

PURWAKARTA-Jelang pergantian cuaca Pemerintah Kab Purwakarta waspadai beberapa potensi bencana alam seperti pergerakan tanah, longsor, angin kencang, serta banjir. Sebagai antisipasi, anggaran ratusan juta rupiah pun disiapkan Pemkab Purwakarta untuk menanggulangi segala kemungkinan yang akan terjadi.

“Sebagai bagian dari antisipasi bencana, anggaran sebesar Rp500 juta sudah disiapkan” kata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, disela kegiatannya. Selasa (12/11/2019).

Sebelumnya, anggaran tersebut sudah terpakai untuk penanganan dampak dari musim kemarau yang terjadi berkepanjangan beberapa bulan terakhir.

Baca juga : Awas, Enam Kecamatan di Purwakarta Ini Rawan Bencana Longsor

“Sekitar Rp200 juta sudah kita pakai untuk penanganan kekeringan dan suplai air bersih kepada masyarakat” ujarnya.

Sesuai pemetaan dinas terkait, beberapa kecamatan masuk dalam zona rawan bencana alam saat pergantian cuaca.

“Daerah yang dianggap rawan longsor di daerah-daerah perbukitan, seperti Kecamatan Bojong, Darangdan, Wanayasa, dan Pondoksalam” ungkap Anne.

Anne menyampaikan, untuk daerah yang dianggap rawan longsor di daerah-daerah perbukitan, seperti Kecamatan Bojong, Darangdan, Wanayasa, dan Pondoksalam.

Baca juga : Waspada Angin Kencang di Purwakarta

Sementara untuk daerah yang dianggap rawan puting kencang atau puting beliung, lanjut Anne, di antaranya wilayah perkotaan dan Kecamatan Bungursari.

“Kalau bencana banjir sebenarnya nyaris tidak ada wilayah yang rawan banjir. Kalau pun ada, itu adalah banjir Cileuncang yang diakibatkan adanya drainase yang tersumbat sampah,” pungkasnya. (wes/tif).

Baca juga