Aktivitas Prostitusi Tak Terkendali Bikin Warga Sukanagalih Resah

Kota Bunga Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

CIANJUR-Pemerintah Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, menyebutkan warga di wilayahnya sudah resah dengan adanya aktivitas prostitusi di kawasan Villa Kota Bunga.

Kepala Desa Sukanahalih, Dudung Djaenudin, mengatakan, aktivitas prostitusi di Villa Kota Bunga sudah berjalan sejak lama, dengan sasaran pelanggan ialah wisatawan, baik lokal ataupun mancanegara.

“Wisatawan yang datang dengan niatan awal untuk menikmati alam Cianjur yang sejuk pun jadi memesan perempuan untuk kegiatan seksual. Karena ditawari oleh orang-orang yang memang menjalankan usaha prostitusi,” kata dia, Jumat, (1/11/2019).

Baca juga : Delapan Korban Pemuas Seks Wisatawan Timur Tengah Diamankan Polres Cianjur

Ia mengatakan, adanya kegiatan itupun sebenarnya membuat warga tidak nyaman dan resah. Mengingat kawasan Villa Kota Bunga dan sekitarnya dianggap sebagai tempat untuk kegiatan negatif.

Dudung mengaku, pihaknya sudah pernah melakukan berbagai upaya untuk menghentikan kegiatan prostitusi di kawasan tersebut. Tetapi adanya oknum yang mendukung para pelaku prostitusi dan mucikarinya, sehingga pihak tidak dapat berbuat banyak.

“Sudah sejak beberapa tahun lalu kami melakukan upaya menghentikan aktivitas di sana. Tapi malah muncul ancaman dari oknum-oknum yang membekingi,” bebernya.

Ia mengaku mendukung adanya pengungkapan kegiatan prostitusi oleh Polres dan Mabes Polri, supaya kegiatan negatif itu bisa terus diminimalisir. Pihaknya juga mendesak Pemkab untuk menindak dan melakukan upaya pengawasan di villa kawasan Kota Bunga.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi, menuturkan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mengungkap dan menertibkan aktivitas prostitusi di kawasan tersebut, Namun, sering mendapatkan sejumlah kendala ketika penertiban dilakukan.

“Kami sedang menyiapkan cara lagi untuk memberantas secara total agar tidak ada lagi kegiatan prostitusi di sana diwilayah tersebut dan lokasi lainnya,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga