
Karang Taruna dan Kadisnakertrans foto bersama usai bubarkan tes calon naker/net.
KARAWANG-Kasus pembubaran proses rekruitment calon tenaga kerja (naker) PT Fujita oleh oknum Karang Taruna Desa Wadas Telukjambe Timur membuat publik semakin yakin akan adanya praktek percaloan dalam proses penerimaan tenaga kerja di Kabupaten Karawang.
Betapa tidak proses seleksi yang seharusnya satu pintu yaitu oleh Disnakertrans malah direcoki oleh oknum Karang Taruna.
“Karut-marut ini semakin menunjukkan bahwa memang dalam proses rekruitmen tenaga kerja itu ada permainan atau percaloan dan peran oknum-oknum tertentu yang membuat pencaker semakin kesulitan dalam mencari kerja,” kata Koordinator Democracy and Electoral Empowerment Partenership (DEEP), Gustiawan, kepada Prasastijabar.com, Senin (21/10/2019).
Baca juga : Bantah Ada Rekayasa Pembubaran Tes Naker, LMP Karawang : FSPS Jangan Asal Jeplak!
Yang lebih membuat miris, lanjutnya, diduga peran oknum-oknum ini juga diketahui oleh dinas terkait. Bagaimana tidak, dalam kasus oknum Karang Taruna yang menghentikan proses seleksi calon tenaga kerja PT Fujita itu mereka bisa masuk ke dalam kantor Disnakertrans Karawang yang jika tidak ada peran-peran yang sebelumnya sering dimainkan mana mungkin mereka bisa masuk.
“Kami khawatir kasus ini hanya sebagian kecil yang nampak ke permukaan atau kita lebih sering mengenalnya dengan fenomena gunung es, dimana permasalahan yang lebih besar masih belum terungkap, kami mendorong pihak-pihak terkait untuk menginvestigasi lebih mendalam mengenai permasalahan ini agar terang benderang dan publik mendapat informasi yang jelas serta tidak ada lagi proses rekruitmen yang merugikan calon tenaga kerja,” ujarnya yang juga Ketua Pemuda Muhammdiyah Karawang ini.
Baca juga : FSPS Tuding Pembubaran Tes Calon Naker Oleh Katar Rekayasa
Mengenai kuota yang diminta oleh Karang Taruna, menurutnya tidak harus dengan menghentikan proses tersebut, mereka bisa komunikasi dengan Disnakertrans Karawang. Selain itu, siapapun silakan saja ikut seleksi termasuk masyarakat desa setempat, tinggal nanti dilihat hasil seleksinya apakah memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh user dalam hal ini PT Fujita atau tidak.
Baca juga : Karut-Marut Rekrutmen Tenaga Kerja Disebabkan Pemkab Tidak Tegas ke Pengusaha
“Kami juga mengimbau Disnakertrans Karawang benar-benar bisa transparan dan adil dalam proses penerimaan tenaga kerja agar masyarakat tidak berprasangka yang kurang baik kepada pemerintah daerah dalam hal ini Disnakertrans,” tutupnya. (red).
