KARAWANG – Tiga kursi jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Karawang yang sebelumnya diisi pejabat pelaksana tugas, akhirnya diisi pejabat defenitif. Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu adalah Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pengisian kekosongan jabatan dilakukan Bupati Karawang Aep Syaepuloh dalam agenda promosi dan pelantikan pejabat terkait di Tugu Perjuangan Soeroto Koento, Karawang Timur, Kamis (21/8/2025). “Promosi jabatan dilakukan melalui Manajemen Talenta ASN. Pelantikan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Aep.
Dari salinan Daftar Nominatif Pengangkatan dan Pemberhentian ASN yang diterima PR, Aep melantik 4 pejabat struktural dan 5 pejabat fungsional. Mereka yang mendapat promosi jabatan adalah Usep Supriatna yang sebelumnya menjabat Camat Cikampek kini dipercaya menjadi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karawang.
Kemudian, Sahali Kartawijaya yang naik jabatan dari Sekretaris Bapenda menjadi Kepala Bapenda Karawang. Selain itu, Muhana yang sebelumnya Camat Purwasari kini resmi dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
Lalu, Poltak Sahat Marudut yang sebelumnya menjabat Sekretaris Diskominfo kini menduduki kursi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karawang.
Di sektor kesehatan, sejumlah pejabat fungsional juga turut bergeser. Di antaranya Tatang Muhtar dari Sekretaris Camat Majalaya menjadi Perawat Ahli Madya RSUD Rengasdengklok, Asep Sunarya dari Sekcam Telukjambe Timur menjadi Perawat Penyelia RSUD Rengasdengklok, serta Aceng Aliyudin dari Sekcam Kotabaru yang juga beralih menjadi Perawat Penyelia RSUD Rengasdengklok.
Mutasi juga dilakukan pada Dedi Hermawan yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, kini mengemban amanah baru sebagai Penyuluh Kesehatan Ahli Muda RSUD Rengasdengklok.
Sementara itu, M. Levi Mubarok yang sebelumnya Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Cilamaya Wetan dipercaya menjadi Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Madya di RSUD Rengasdengklok.
Bupati Aep dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kerja kolektif dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah strategis untuk membangun tim kerja yang solid di Pemkab Karawang.
“Moment Agustusan ini mengingatkan kita pada perjuangan para pendahulu, termasuk Tugu Surotokunto sebagai saksi sejarah di Karawang,” ucapnya.
Para pejabat yang dilantik, sambung Aep, harus bersyukur karena tinggal melanjutkan perjuangan, tidak mulai dari nol. Tugasnya adalah membantu bupati dalam mewujudkan harapan masyarakat Karawang.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai dengan ego sektoral. “Kita harus bekerja secara super tim, saling keterkaitan, duduk bareng, maka Insha Allah apa yang menjadi harapan masyarakat bisa diwujudkan bersama,” ucap bupati.
Berdasarkan catatan, dari sembilan ASN yang dilantik itu, ada satu nama yang paling moncer kariernya. Dia adalah Muhana yang kini menjadi Kadishub.
Hanya dalam waktu yang relatif singkat Muhana Mampu meraih jabatan Eselon II dengan mulus. Pada 2020, Muhana masih menjabat sebagai Kepala Bidan Tata Lingkungan DLH setempat.
Dua tahun kemudian, Muhana diangkat menjadi Camat Purwasari. Kini yang bersangkutan sudah menjadi Kadishub Karawang.(red)
